Suara.com - Belakangan ini, penunjukan apparel penyedia jersey Timnas Indonesia membuat gaduh di kalangan publik. Ada banyak pro kontra yang mengiringinya, terutama mengenai kualitas desainnya.
Saat polemik tersebut belum juga surut, kini penunjukan apparel untuk jersey Timnas Indonesia itu bahkan disebut-sebut tak bisa dilepaskan dari cengkeraman mafia. Hal itu disampaikan oleh @PartaiSocmed.
“Woh baru tahu, ternyata apparel Timnas itu ada mafianya juga! Perlu dibongkar,” tulis akun X @PartaiSosmed, Jumat (293/2/2024).
Cuitan @PartaiSocmed ini tentu saja langsung mengundang animo besar dari netizen. Tak sampai sehari, cuitan tersebut sudah nyaris dilihat sebanyak 500 ribu kali oleh pengguna di platform X.
Tak hanya itu, hingga pantauan Suara.com pada Sabtu (30/3/2024) pukul 15.00 WIB, cuitan tersebut sudah mendapatkan lebih dari 445 balasan, disukai lebih dari 3 ribu kali, dan dicuitkan ulang sebanyak 899 kali.
Sebagian besar respons yang disampaikan publik terhadap cuitan itu memang terlihat antusias. Mereka terus mendorong @PartaiSocmed untuk segera membongkar mafia-mafia di balik apparel jersey Timnas Indonesia.
Diketahui, Erspo adalah sebuah sub-brand produk olahraga yang dibuat oleh Erigo. Erigo sendiri adalah apparel lokal yang berfokus pada streetwear fashion yang dapat digunakan oleh pria dan wanita.
Penetapan Erigo sebagai apparel Timnas sebenarnya sudah sejak 26 Oktober 2023 silam. PSSI sudah mencapai kesepakatan dua tahun dengan Erigo, termasuk menyiapkan jersey Skuad Garuda.
PSSI dan Erspo mengusung tema ‘Moving Forward Into The Golden Era’, yang berarti pengharapan Erspo agar bisa membersamai Timnas Indonesia menjemput era keemasannya.
Baca Juga: Pemain Liga Champions Diprediksi Gabung Timnas Indonesia, Sudah Beri Kode-kode
Dalam proses tender, Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI menegaskan bahwa kerjasama berjalan sangat transparan, ia juga merasa bahwa tawaran dari Erigo adalah tawaran yang paling bagus dari yang lain.
"Dan nilainya ini Rp 16,5 miliar, di mana ada cash Rp 5 miliar, dan yang paling terbaru ada istilahnya royalti. Ini belum pernah selama ini. Biasanya hanya dengan konsep sponsorship," Kata Erick.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Pemain Liga Champions Diprediksi Gabung Timnas Indonesia, Sudah Beri Kode-kode
-
Pelatih Kiper Liverpool Pantau Maarten Paes, Ada Apa Ya?
-
Usai Remehkan Kualitas Naturalisasi Indonesia, Eks Pelatih Myanmar Kini Masuk Kandidat Nakhoda Baru Vietnam
-
Kaget Instagramnya Ramai Dihujat Netizen Vietnam, Justin Hubner: Ini Gila
-
Singgung Indonesia, Legenda Timnas Vietnam Bongkar Alasan Park Hang-seo Mundur
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri