Suara.com - Gelandang PSBS Biak, Muhammad Tahir, belakangan ini menjadi perbincangan publik karena menyebut bahwa pemain naturalisasi Timnas Indonesia kualitasnya 11 12 dengan pemain lokal.
Bahkan, karena menilai kualitasnya tak jauh berbeda itu, Muhammad Tahir merasa optimistis jika para pemain lokal bisa memenangkan pertandingan jika diadu dengan amunisi naturalisasi Timnas Indonesia.
Pernyataan ini diungkapkan Muhammad Tahir sebagai bentuk kegelisahannya dengan kebijakan PSSI yang menaturalisasi banyak pemain. Kondisi ini membuat pemain-pemain lokal yang berkarier di Liga 1 tak punya kesempatan membela skuad Garuda.
Baca Juga: Klaim Tak Kalah Kualitas, Muhammad Tahir Tantang PSSI Gelar Uji Coba Pemain Lokal vs Naturalisasi
“Sekarang terlalu banyak naturalisasi (di skuad Timnas Indonesia). Kasihan kita mengadakan kompetisi di dalam negeri, gunanya buat apa?” kata Muhammad Tahir, dikutip dari channel YouTube Akmal Marhali, Bicara Bola.
Secara khusus, pemain berusia 30 tahun itu menegaskan bahwa kualitas pemain-pemain lokal tak jauh berbeda dengan pemain naturalisasi. Bahkan, dia yakin tim berisi pemain lokal bisa mengalahkan amunisi naturalisasi Timnas Indonesia.
Baca Juga: Permainan Jay Idzes bersama Timnas Indonesia Jadi Sorotan AFC, Disandingkan dengan Bintang Tottenham
“Kita cuma kalah dari mereka (pemain naturalisasi) mainnya di luar negeri, sedangkan kami di dalam negeri. Kalah itu saja. Kalau kualitas kami 11 12 dengan mereka. Coba saja PSSI kalau mau bikin, uji coba antara pemain lokal dan naturalisasi. Saya kami bisa menang,” ujarnya.
“Lambang di dada garuda, kebanggaan (alasan Tahir pemain lokal bakal memenangkan pertandingan). Siapa pemain yang tidak mau main di Timnas. Cuma tinggal nunggu waktu,” tambahnya.
Baca Juga: STY Komentari Proses Naturalisasi Calvin Verdonk: Target Selesai Bulan Juni
Profil Muhammad Tahir
Muhammad Tahir merupakan salah satu pemain yang punya kiprah mentereng musim ini. Sebab, gelandang kelahiran Jayapura, pada 4 Januari 1994, itu baru saja meraih gelar juara Liga 2 2023/2024 bersama PSBS Biak.
Gelar yang diraih M Tahir dan kawan-kawan ini sekaligus mengantarkan PSBS Biak promosi ke BRI Liga 1 musim depan. Sebagai informasi, Tahir merupakan pemain yang lebih banyak menghabiskan kariernya di Papua.
Jauh sebelum itu, karier pemain berpostur 178 cm itu dimulai bersama SSB Tunas Muda Hamadi. Pada mulanya, dia berposisi sebagai bek tengah. Dari level itu, dia kemudian direkrut Persipura Jayapura U-21.
Namanya mulai mencuat ketika memperkuat Persipura di ajang Piala Bhayangkara 2016. Saat itu, dia bersama empat pemain asal tim U-21 sukses mendapatkan kesempatan promosi dari pelatih Osvaldo Lessa.
Sebelumnya, dia juga sempat bergabung bersama tim PON Papua pada 2015. Setelah itu, Tahir mengabdi untuk persipura Jayapura hingga akhirnya tim ini terdegradasi ke kasta kedua pada musim 2021/2022.
Berita Terkait
-
STY Komentari Proses Naturalisasi Calvin Verdonk: Target Selesai Bulan Juni
-
Kritik Naturalisasi, Muhammad Tahir Pernah Batal Bela Timnas Indonesia karena Masalah Sepele
-
Coach Justin Ungkap Erspo akan Ganti Desain Jersey Timnas Indonesia, Launching Agustus
-
Permainan Jay Idzes bersama Timnas Indonesia Jadi Sorotan AFC, Disandingkan dengan Bintang Tottenham
-
Ketambahan Nathan, Gak Kebayang Capeknya Rizky Ridho Harus Mengawal 4 Kompatriotnya di Timnas Garuda
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Kemunduran atau Kemajuan Karier?
-
Bos Ajax Amsterdam: Maarten Paes Rajin, Mentalitas Tinggi dan Kiper Berbakat
-
3 Calon Klub Ivar Jenner Usai Dilepas FC Utrecht, Ada Eks Klub Kapten Timnas Indonesia
-
Angin Segar untuk John Herdman, Pemain Keturunan Grade A Buka Pintu Gabung Timnas Indonesia
-
Jay Idzes Siap-siap Pamit? Pinjaman Juventus ke Sassuolo Masih Muda dan Lincah
-
Masih Muda tapi ke Super League, Dion Markx Bongkar Alasan Mau ke Persib
-
4 Calon Pemain Naturalisasi yang Terancam Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia
-
Perkenalkan Oleksandr Zinchenko, Ajax Amsterdam Tulis Pesan Menyentuh
-
Daftar Lengkap Bursa Transfer Musim Dingin Liga Inggris 2025/2026: Manchester United Lepas 3 Pemain
-
Liverpool Tebus Jeremy Jacquet dari Rennes Rp1,37 Triliun!