Suara.com - Kevin De Bruyne, bintang Manchester City, meraih pujian setinggi langit dari pelatihnya, Pep Guardiola, usai mencetak gol ke-100 untuk klub.
Tiba dari VfL Wolfsburg pada Agustus 2015, De Bruyne meraih pencapaian itu dengan mencetak dua gol dalam kemenangan 4-2 melawan Crystal Palace.
Meskipun Jean-Philippe Mateta mencetak gol cepat untuk tuan rumah, De Bruyne dengan cepat menyamakan kedudukan dengan gol spektakulernya.
BACA JUGA: 3 Pemain Naturalisasi yang Kariernya Cepat Meredup Bersama Timnas Indonesia
City kemudian melaju dengan gol-gol dari Rico Lewis, Erling Haaland, dan gol kedua De Bruyne.
Crystal Palace hanya mampu memperkecil kekalahan melalui gol Odsonne Edouard.
Pep Guardiola memuji kontribusi De Bruyne, menyebutnya sebagai pemain vital yang membuat permainan menjadi lebih mudah bagi timnya.
Guardiola menegaskan bahwa De Bruyne adalah salah satu pemain terbaik dalam sejarah City, dengan 100 gol dan 167 assist dari 372 pertandingan.
BACA JUGA: 3 Pemain Muda Potensial di BRI Liga 1 yang Tak Dibawa Shin Tae-yong ke Piala Asia U-23 2024
Baca Juga: Hat-trick Hero Manchester City Lawan Aston Villa, Phil Foden Dapat Pujian Setinggi Langit dari Rodri
De Bruyne juga menjadi bagian kunci dalam sukses City, yang meraih sejumlah gelar termasuk lima gelar Liga Inggris dan satu gelar Liga Champions.
“Dia telah menjadi salah satu pemain terbaik dalam sejarah City,” kata Pep.
“Untuk mempertahankan hal ini selama sembilan tahun di City, dan memiliki konsistensi itu sungguh luar biasa. Gol pertama sungguh luar biasa. Assistnya sungguh luar biasa. Sangat bagus,” lanjutnya.
“100 gol itu banyak dan banyak assist juga. Sangat bagus,” tambahnya.
Lebih lanjut, selain memberikan pujiannya kepada De Bruyne, Pep juga memberikan sanjungannya pada seluruh penggawa City yang mempunyai mental tangguh dalam perburuan gelar juara Liga Inggris musim ini.
Kemenangan melawan Palace membuat City memiliki 70 poin, menyamai torehan poin Liverpool yang masih akan bertanding pada Minggu.
“Pada saat yang sama, mereka memiliki pola pikir yang sangat kompetitif,” ucap Pep.
“Tujuh pertandingan Liga Inggris tersisa, semua pemain melakukan upaya luar biasa untuk terus melakukannya,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil
-
Belanda vs Maroko: Ronald Koeman Janji Oranje Tetap Tampil Ofensif
-
Kondisi Jepang Jelang Lawan Brasil, Punya Lebih Dari Cukup Modal Bawa Kemenangan
-
Jelang Hadapi Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Tersandung Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Dua Dekade Berlalu, Timnas Jepang Kini Lebih dari Siap Revans Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sudah Sepakat dengan Persija, Persib Dilaporkan Tikung Mariano Peralta
-
Brasil vs Jepang, Ancelotti Berharap Lebih pada Neymar
-
Nagelsmann Tegaskan Jerman Tak Boleh Ulangi Kesalahan Lawan Ekuador saat Hadapi Paraguay