Suara.com - Bek asing ini memiliki potensi besar menjadi incaran di bursa transfer mendatang meski timnya saat ini sedang berjuang di papan bawah klasemen BRI Liga 1 2023/2024.
Mereka memiliki pemain dengan statistik yang menonjol yang bisa menjadi daya tarik bagi klub lain meski timnya sedang berjuang di zona merah musim ini.
Namun jika klubnya akhirnya harus terdegradasi maka para pemain asing ini berpotensi menjadi komoditas transfer yang menarik untuk musim depan.
Berikut tiga bek asing dari klub papan bawah yang memiliki statistik impresif sepanjang musim BRI Liga 1 2023/2024:
Anderson Salles
Meskipun Bhayangkara FC terperosok di zona merah dan menghadapi risiko degradasi, bek andalannya, Anderson Salles, telah menampilkan konsistensi dalam penampilannya di BRI Liga 1 2023/2024.
Berusia 36 tahun, Salles telah menjadi pilar tim sejak 2021, dan pada musim ini, ia mencatatkan dua gol dalam 29 penampilannya.
Dalam statistik, Salles menonjol di peringkat kedua dalam intercepts dengan 118 sapuan, dan peringkat ketujuh dalam intersepsi dengan 132 kali.
Baca Juga: Lebaran Jauh dari Keluarga, Kiper Timnas Indonesia U-23 Ini Tak Masalah Karena Tugas Negara
Selain itu, ia juga berhasil melakukan 19 blok, menempatkannya di peringkat kesembilan dalam liga.
Charles Almeida
Ancaman degradasi bagi Arema FC sepanjang musim ini membuat pemain-pemainnya gelisah. Salah satu bek yang layak diperhatikan adalah Charles Almeida, asal Brasil.
Dengan 27 penampilan dalam BRI Liga 1 2023/2024, performanya konsisten dengan hanya tiga kali absen.
Statistiknya menunjukkan kualitasnya, terutama dalam clearances, dengan 101 yang membuatnya peringkat keempat di liga.
Dia juga memiliki 22 block, peringkat keempat, dan 1.048 pass, juga peringkat keempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pasokan Semen Aceh Tertekan, SIG Perkuat Pabrik dan Distribusi
-
Karhutla 200 Hektare di OKI Belum Sepenuhnya Padam, Tim Kejar Ekor Api
-
Bukan Sekadar Jumpscare, Aghniny Haque Ungkap Horor Berbeda di "Bisikan Desa Gringsing"
-
Tak Berkutik! WN Nigeria Pembunuh Yonkeu Ferdinand di Pasar Baru Ditangkap 15 Menit Setelah Kejadian
-
Siasat Licik dari Karawang: Ribuan Liter Miras Cukai Fotokopi Tercegat di Bakauheni
-
Kang Edai, Penjaga Adaptasi Perubahan Iklim dari Desa Kemiren
-
PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok
-
Makna yang Tertinggal di Atas Kanvas
-
Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital