Suara.com - Arema FC masih dalam ancaman degradasi setelah 30 pertandingan di BRI Liga 1. Saat ini mereka berada di urutan 16 dengan 31 poin.
Jika tidak mampu mendongrak posisi dalam 4 pertandingan tersisa, tim berjuluk Singo Edan akan dipastikan turun kasta.
Dalam perjuangan terhindar dari ancaman degradasi, terdapat sejumlah pemain Arema FC yang mampu tampill apik, terutama pemain muda.
Arema FC memiliki pemain muda dan senior berkualitas seperti Ahmad Alfarizi, Dendi Santoso, Dedik Setiawan, Bagas Adi, dan lainnya.
Namun, Suara.com menyoroti pemain muda potensial yang bisa dicari klub lain, seperti Arkhan Fikri, Achmad Maulana, dan Ginanjar Wahyu.
Mereka memiliki performa apik musim ini dan bermain di posisi berbeda, sehingga menjadi buruan klub lain musim depan.
Status Ahmad saat ini sebagai pemain pinjaman dari Persija Jakarta, dengan Arema memiliki opsi untuk mengontraknya secara permanen.
Namun, jika Arema terdegradasi, dia mungkin akan kembali ke Persija. Meskipun sebelumnya tidak mendapat kesempatan di Persija.
Baca Juga: Alasan Erick Thohir Mendadak Hentikan BRI Liga 1 Jelang Piala Asia U-23 2024
Musim ini, dia telah tampil reguler bersama Arema, memiliki fleksibilitas dalam tiga posisi berbeda.
Dengan penampilan konsisten dan semangat bertanding tinggi, Ahmad tidak akan kesulitan mendapatkan klub baru musim depan setelah bermain dalam 24 pertandingan dan memberikan 1 assist.
2. Ginanjar Wahyu
Seperti Achmad Maulana, Ginanjar juga akan kembali ke Persija setelah masa peminjamannya berakhir.
Musim ini, dia telah tampil dalam 16 pertandingan dan lebih sering menjadi starter sebagai winger. Dalam periode itu, dia mencetak 1 gol.
Meskipun memiliki kemampuan sebagai striker, posisinya di Arema terbatas karena kehadiran striker asing seperti Gustavo Almeida dan Charles Lokolingoy.
Namun, kecepatan dan skill individunya masih terlihat ketika bermain sebagai winger. Dengan usia 20 tahun, potensi Ginanjar untuk berkembang lebih lanjut membuatnya menjadi buruan potensial bagi klub lain.
3. Arkhan Fikri
Arkhan, gelandang yang sibuk bersama Arema dan Timnas Indonesia U-23 dan senior, menjadi sorotan.
Barito Putera tertarik merekrutnya karena kedekatannya dengan klub saat dibina di Barito Putera Youth. Namun, transfernya akan membutuhkan biaya karena kontraknya dengan Arema hingga 2027.
Meskipun awalnya diambil dengan kontrak panjang, keputusan tersebut terbukti tepat karena Arkhan menjadi pemain bernilai tinggi dan pilihan utama di Arema.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prabowo ke Lokasi Karhutla Kubu Raya, Lihat Api dari Dekat Tanpa Masker Begini Arahannya
-
Review Bartender Glass of God: Mengobati Luka Jiwa Lewat Segelas Koktail
-
Sejumlah Kelompok Mahasiswa Tak Ikut Rencana Demo AMPB di Jakarta
-
Seminggu Gempa NTT: Warga Pelosok Hanya Terima Segelas Beras, Sebutir Telur, dan Mi Instan
-
Tak Perlu Bolak-balik Atur Volume, Huawei FreeClip 2 S Andalkan AI
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
Bukan Menolak Warga Pati, YLBHI Buka Suara soal Tak Izinkan Bermalam di Diponegoro 74
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Prabowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'