Suara.com - Beberapa fakta menarik tersaji jelang gelaran Piala Asia U-23 2024 di antaranya negara-negara peserta dengan rata-rata tinggi badan paling tinggi.
Total ada 16 tim peserta di Piala Asia U-23 yang berlangsung di Qatar pada 15 April hingga 3 Mei 2024. Ditarik dari data yang dikeluarkan seasia.goal, ada fakta menarik soal rata-rata tinggi badan tiap peserta.
Faktor tinggi badan memang tampaknya bakal menjadi salah satu faktor yang ikut menentukan jalannya Piala Asia U-23 2024. Pasalnya, ada sejumlah kontestan yang punya rata-rata postur yang tinggi di kejuaraan ini.
Lantas, siapa saja negara dengan tinggi badan paling tinggi di Piala Asia U-23 2024?
1. China
Di luar perkiraan, China U-23 ternyata menjadi negara dengan rata-rata tinggi badan paling jangkung di antara 16 peserta Piala Asia U-23 2024 dengan 183,9 cm.
Pemain China U-23 paling tinggi yang dipanggil ke dalam skuad untuk ajang mendatang adalah kiper kedua mereka, Jingyong Yu, dengan 201 cm.
Sementara pemain terpendek di skuad China U-23 ada sang penyerang tengah mereka Qianglong Tao dengan tinggi 172 cm.
2. Korea Selatan
Baca Juga: Klasemen Sementara Grup A Piala Asia U-23, usai Indonesia Takluk dari Qatar
Di urutan kedua ada Korea Selatan U-23 yang memiliki rata-rata tinggi pemain untuk Piala Asia U-23 2024 sebesar 181,7 cm.
Bek tengah yang kini bermain untuk Brentford B, Kim Ji-soo, menjadi pemain tertinggi dengan postur 192 cm dan gelandang tengah, Lee Jae-wook pemain terpendek dengan tinggi 170 cm.
3. Australia
Di luar perkiraan, Australia U-23 ternyata “cuma” menempati peringkat ketiga dari 16 tim peserta Piala Asia U-23 2024 soal rata-rata tinggi badan.
Australia dengan skuad yang ada saat ini rata-rata bertinggi badan 181,4 cm. Kiper mereka, Patrick Beach, menjadi pemain tertinggi dengan postur 190 cm sedangkan Adrian Segecic terpendek dengan tinggi 173.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Klasemen Sementara Grup A Piala Asia U-23, usai Indonesia Takluk dari Qatar
-
3 Pemain Australia U-23 yang Wajib Timnas Indonesia U-23 Waspadai, Siapa Paling Berbahaya?
-
Hasil Tim ASEAN di Piala Asia U-23: Malaysia Senasib dengan Indonesia, Vietnam Ngamuk Buat Kejutan
-
Rekam Jejak Majed Al-Shamrani, Wasit yang Bakal Pimpin Laga Timnas Indonesia U-23 vs Australia
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Australia, Piala Asia U-23 2024: Head to Head, Susunan Pemain dan Skor
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey