Suara.com - Persib Bandung akan menjamu Persebaya Surabaya di pekan ke-32 BRI Liga 1. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Sabtu (20/4/2024) pukul 15.00 WIB.
Tiga poin dipastikan menjadi target Persib dan Persebaya di laga ini. Bagi Maung Bandung, tambahan tiga poin akan semakin mengukuhkan posisi mereka aman di klasemen, sementara bagi Bajul Ijo tambahan tiga poin akan memastikan mereka bertahan di BRI Liga 1 musim depan.
Persib saat ini berada di posisi dua klasemen sementara dengan koleksi 56 poin dari 31 pertandingan dan sudah dipastikan mendapat tempat di Championship Series. Sedangkan Persebaya berada di posisi 12 dengan 39 poin.
Persebaya saat ini unggul delapan poin dari penghuni teratas zona merah, Arema FC (31 poin). dengan tiga laga tersisa, paling tidak raihan satu poin pekan ini akan memastikan Bajul Ijo terhindar dari ancaman turun kasta.
Di atas kertas, Persib diunggulkan untuk meraup poin penuh. Selain posisi di klasemen yang bak langit dan bumi, di lima pertemuan terakhir Persebaya belum mampu menaklukkan Maung Bandung.
Persib unggul dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Salah satu kemenangan atas Bajul Ijo tersebut dibukukan di putaran pertama BRI Liga 1 musim ini.
“Pertandingan besok layaknya derby. Tentunya buat kami yang sudah lolos championship series tetap ingin meraih hasil baik untuk tetap berada di posisi dua (regular series),” kata Pelatih Persib Bojan Hodak dalam jumpa pers pralaga di Graha PERSIB, Jumat (19/4/2024).
“Setidaknya dengan lolos championship series mengurangi tekanan dan pemain bisa menikmati permainan,” sambungnya dikutip laman resmi klub.
Sementara itu, Persebaya yang kalah telak tiga gol tanpa balas dari Dewa United pekan lalu bertekad bangkit di laga ini.
Datang ke Bandung dengan modal yang kurang bagus, Pelatih Persebaya Paul Munster tetap optimistis. Menghadapi Persib, munster mengakui laga tersebut tidak akan mudah, apalagi di laga kontra Dewa United permainan timnya berantakan.
Namun demikian, Munster tidak ingin larut dalam kekecewaan dan meminta pemain untuk bangkit, bersatu dan fokus hadapi Maung Bandung.
"Bagaimana pemain di lapangan bereaksi setelah kebobolan gol pertama, tidak cukup bagus. Namun, sekali lagi, ini kesalahan kolektif, bukan satu dua pemain," kata Munster.
“Kita harus tetap bersatu, tim dan suporter, tolong tetap bersatu,” sambungnya dikutip laman resmi klub.
"Semua orang melakukan kesalahan, dan itu terjadi dalam sepak bola. Dunia belum berakhir. Kami tetap bersatu, dan kami bersiap untuk pertandingan berikutnya,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Persib Bandung vs Persebaya Surabaya, Bojan Hodak Serius Tatap Pertandingan Ini
-
3 Pekan Tersisa, Ricky Kambuaya Pede Dewa United Tembus Championship Series BRI Liga 1
-
From Zero to Hero, Komang Teguh Sudah Layak Bela Timnas Indonesia Senior?
-
Persaingan BRI Liga 1 Makin Gila, Saling Sikut Rebut Tiket Championship Series
-
2 Faktor yang Wajib Dimiliki Arema FC Jika Ingin Lepas dari Jerat Degradasi
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
BRI Super League: Menang 2-1 Atas Bhayangkara FC, Persis Terus Jauhi Zona Merah
-
Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai
-
Bojan Hodak Minta Pemain Persib Bandung Jangan Panik, Kenapa?
-
Gelar Juara Mulai Goyang, Umuh Muchtar Wanti-wanti Persib Bandung
-
Solidaritas Pemain Timnas Indonesia Mengalir Usai Ricky Kambuaya Jadi Korban Penghinaan Rasial
-
Teror Bobotoh Menanti, Gustavo Franca Pastikan Arema FC Siap Tantang Persib di GBLA
-
Persib Bandung Pantang Tersandung! Pesan Umuh Muchtar Jelang Lawan Arema FC
-
Dugaan Rasisme Hantam EPA, Erick Thohir Desak Operator Liga dan Klub Bertindak Tegas
-
Kevin Diks Marah ke Fans Bola Indonesia, Kenapa?
-
Justin Hubner Pergi, Wolverhampton Wanderers Tersingkir dari Kasta Teratas Liga Inggris