Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-23 Shin Tae-yong alias STY ternyata lebih memilih anak asuhannya bertemu dengan Jepang daripada Korea Selatan andai lolos ke perempat final Piala Asia U-23 2024. Ia mengatakan akan lebih mudah bagi Garuda Muda jika melawan Jepang.
Timnas Indonesia U-23 memang punya kans berhadapan dengan Jepang atau Korea Selatan di babak delapan besar Piala Asia U-23. Tentu duel melawan dua tim itu sangat menarik buat disaksikan.
Namun, sebelum itu, Timnas Indonesia U-23 terlebih dahulu memastikan diri lolos ke babak delapan besar. Syaratnya tidak boleh kalah saat berhadapan dengan Yordania di laga pamungkas Grup A pada 21 April mendatang.
Baca Juga: Shin Tae-yong dan Tony Vidmar Kompak Akui Kehebatan Ernando Ari di Bawah Mistar Gawang
Tidak mudah karena Yordania pasti juga mengincar kemenangan di laga tersebut demi asa lolos. Tapi, kans Timnas Indonesia U-23 lebih besar dengan catatan tak boleh kalah.
Jika lolos, Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi perwakilan Grup B. Jepang dan Korea adalah dua tim yang diunggulkan lolos daripada china atau Uni Emirat Arab.
Jika bisa memilih STY ingin Timnas Indonesia U-23 menghadapi Jepang. Menurutnya, itu lebih mudah daripada harus berhadapan dengan Korea Selatan.
"Ini pertanyaan yang sangat sulit. Dan tentu saja saya tidak bisa mengambil keputusan apakah kita akan bermain melawan Korea atau Jepang," kata Shin Tae-yong dalam keterangannya.
"Namun, saya pikir saya lebih memilih Jepang. Saya pikir lebih baik bagi kami untuk bermain melawan Jepang daripada melawan Korea," jelasnya.
Baca Juga: 3 Pekan Tersisa, Ricky Kambuaya Pede Dewa United Tembus Championship Series BRI Liga 1
Lebih lanjut, STY punya kepercayaan diri tinggi bisa mengalahkan Yordania. Bahkan, ia sudah mulai ancang-ancang mempelajari bagaimana Jepang atau Korea bermain.
"Saya cukup percaya diri untuk lolos ke perempat final. Jadi ini saatnya untuk menganalisis Korea dan Jepang," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Lawan Timnas Indonesia U-23 Jadi Laga Hidup Mati di Fase Grup Piala Asia U-23 2024, Ini Reaksi Pelatih Yordania
-
Pede Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Perempat Final Piala Asia U-23, STY Mulai Pelajari Kekuatan Korsel dan Jepang
-
3 Pemain Timnas Indonesia U-23 yang Penampilannya Paling Kurang di Laga Kontra Australia
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Persib Bandung Berantakan Dibantai Ratchaburi FC, Bojan Hodak Akui Lawan Jauh Lebih Baik
-
Duet Nova Arianto dan Sofie Imam Dampingi John Herdman, PSSI Cari Tambahan Pelatih Lokal Lagi
-
Raja Assist Super League, Waktunya Ezra Walian Kembali ke Timnas Indonesia di Era John Herdman?
-
Skenario Persib Bandung Lolos Final ACL Usai Dihajar Ratchaburi, Masih Ada Harapan di Leg Kedua?
-
Persib Tak Berdaya di Hadapan Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf
-
Semalam Dibantai, Bojan Hodak Kecewa ke Thom Haye cs
-
Buntut Sanksi FIFA, Manajer Timnas Indonesia Diganti?
-
Dua Pemain Jong Ajax Keturunan Indonesia, Siapa yang Bisa Susul Maarten Paes Bela Garuda?
-
Siapa Dwi Prio Utomo? Bukan Orang Baru, Asisten Kurniawan Dwi Yulianto di Timnas Indonesia U-17
-
Alasan Jordi Cruyff Pilih Calon Nakhoda Timnas Indonesia Latih Jong Ajax