Suara.com - Pelatih Hwang Sun-hong terpaksa menggunakan strategi kurang ideal saat menghadapi Jepang dalam laga pamungkas Grup B Piala Asia U-23 2024. Hal itu dilakukan karena masalah cedera dan juga antisipasi saat menghadapi lawan di delapan besar, salah satunya Timnas Indonesia U-23.
Korea Selatan U-23 menghadapi Jepang dalam laga penentu juara Grup B di Stadion Jassim Bin Hamad, Al Rayyan, Qatar pada Senin (22/4/2024) malam WIB.
Dalam pertandingan penting itu, Taeguk Warriors berhasil mengalahkan Jepang dengan skor 1-0 lewat gol Kim Min-woo pada menit ke-75.
Baca juga: Passing Bikin Susah Rekannya, Hokky Caraka Kena Omel Nathan Tjoe-A-On
Menariknya, Korea Selatan menang meski pelatih Hwang Sun-hong melakukan banyak rotasi pemain, bahkan mengubah formasi dari 4-2-3-1 menjadi 3-4-3.
Menyitat media Korea Selatan, Chosun, pelatih Hwang disebut terpaksa merotasi banyak pemain dan mengubah strategi karena beberapa alasan.
Selain penyesuaian karena cedera, hal itu dilakukan sebagai antisipasi lantaran calon lawan mereka, antara Qatar dan Timnas Indonesia U-23 dianggap punya keunggulan dalam segi fisik karena punya waktu istirahat lebih banyak.
Qatar dan Indonesia memainkan matchday terakhir Grup A pada Minggu (21/4/2024), sementara duel Korea Selatan vs Jepang berlangsung sehari setelahnya.
Di sisi lain, laga perempat final dijadwalkan berlangsung pada Jumat (26/4/2024) dini hari WIB. Alhasil, Indonesia dan Qatar punya waktu satu hari lebih banyak untuk istirahat dan persiapan.
Baca Juga: Efek Positif Abroad ke Eropa, Public Speaking Marselino Ferdinan Jadi Sorotan
"Korea yang harus mengalahkan Jepang untuk melaju ke perempatfinal sebagai peringkat pertama grupnya, menerapkan rotasi yang berani," tulis Chosun.
Baca juga: Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Korea Selatan, Sedih Bacanya
"Dibandingkan dengan pertandingan kedua melawan China yang dimenangkan 2-0, 10 dari 11 pemain starter diganti kecuali bek Cho Hyun-taek (Gimcheon)."
"Indonesia yang sehari sebelumnya menyelesaikan babak penyisihan grup memiliki keunggulan fisik sehingga [rotasi] menjadi pilihan yang tak terelakkan bagi Hwang Sun-hong."
Kemenangan atas Jepang membuat Korea Selatan finis sebagai juara Grup B. Hal itu membuat mereka akan bertemu Indonesia U-23 selaku runner-up Grup A di perempat final.
Duel Korea Selatan U-23 kontra Timnas Indonesia U-23 di perempat final Piala Asia U-23 2024 akan berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar pada Jumat (26/4/2024) dini hari WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan
-
3 Fakta Menarik Jelang Jepang vs Swedia, Berebut Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Timnas Iran Keluhkan Perlakuan Pejabat AS, Perjalanan Tim ke Seattle Sempat Tertunda
-
Piala Dunia 2026 Memanas: FIFA Tolak Keberatan Mesir dan Iran Terkait Atribut LGBT
-
Siapa Suzanne Huurman? Dokter Perempuan yang Pecahkan Sejarah di Piala Dunia 2026