Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong (STY) mengatakan sudah tahu Garuda Muda akan melaju sampai semifinal Piala Asia U-23 2024 Qatar, bahkan sebelum turnamen dua tahunan itu dimulai pada 15 April lalu.
Shin Tae-yong mengatakan mencapai babak empat besar Piala Asia U-23 merupakan sebuah prestasi yang selama ini ia yakini, karena ia mengetahui betul kemampuan anak-anak asuhnya yang sudah banyak bersamanya sejak menangani Timnas Indonesia pada Desember 2019 seperti Rizky Ridho, Ernando Ari, Pratama Arhan, hingga Marselino Ferdinan.
Dan Jumat (26/4/2024) dini hari WIB di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, stadion yang serasa 'milik' Indonesia, pelatih 53 tahun itu membawa Garuda Muda melaju ke semifinal untuk semakin mendekati Olimpiade Paris 2024 setelah menyingkirkan negaranya sendiri, Korea Selatan melalui drama adu penalti 11-10 seusai bermain imbang 2-2 selama 120 menit.
BACA JUGA: Media Qatar Ikut Puji Timnas Indonesia U-23, Determinasi dan Semangat Pantang Menyerah Patut Ditiru
“Saya mengenal mereka dengan sangat baik dan satu-satunya hal yang perlu saya berikan kepada mereka adalah motivasi. Jika saya bisa melakukan itu, maka saya yakin kami bisa mendapatkan hasil bagus," kata STY dikutip dari laman resmi AFC, Jumat (26/4/2024).
“Saya mengatakan kepada anak-anak untuk mempercayai saya dan mengikuti saya dan (bersama), kami bisa mencapai final. Saya pikir kepercayaan diri yang saya berikan kepada para pemainlah yang telah membawa kami sejauh ini," tambahnya.
Rafael Struick memborong dua gol Timnas Indonesia U-23 yang tercipta di babak pertama (15', 45+3'). Sementara Korsel U-23 asuhan pelatih Hwang Sun-hong mencetak gol melalui gol bunuh diri Komang Teguh (45') dan mencetak gol pada 10 menit terakhir laga melalui Jeong Sang-bin (84') setelah mereka kehilangan Lee Young-Jun yang terkena kartu merah (70').
Kemenangan ini membawa Timnas Indonesia U-23 mencetak sejarah lolos ke semifinal Piala Asia U-23 untuk pertama kalinya, dan catatan ini ditorehkan ketika Rizky Ridho dan kawan-kawan berstatus sebagai tim debutan.
Selain itu, kemenangan ini juga mencatatkan Timnas Indonesia sebagai pembobol gawang pertama Korea Selatan di Piala Asia U-23 tahun ini, sekaligus mengakhiri asa mereka yang selalu lolos ke Olimpiade sejak 1984.
Baca Juga: Ketua PSSI-nya Korsel Terancam Hilang Jabatan Gara-gara Timnas Indonesia U-23
Di semifinal nanti, Timnas Indonesia U-23 akan melawan pemenang laga antara Uzbekistan melawan Arab Saudi yang bermain di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Jumat (26/4/) malam pukul 21.00 WIB
Partai semifinal akan dimainkan pada Senin (29/4) pukul 21.00 WIB di stadion yang selama ini memberikan kemenangan untuk Indonesia di panggung Asia, di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam, John Herdman Akui Kalah Taktik, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Cek Fakta: Benarkah PSG Ingin Rekrut Bek Timnas Indonesia Jay Idzes?
-
Shin Tae-yong Gagal Total? Persija Tumbang dari Persib, Gagal ke Final Piala Presiden 2026
-
Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
-
Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan