Suara.com - Wasit asal Arab Saudi Majed Al-Shamrani ditunjuk jadi pengadil pertandingan perebutan juara ketiga Piala Asia U-23 2024 Timnas Indonesia U-23 vs Irak, Kamis 2 Mei 2024.
Ini untuk kali kedua wasit Majed jadi pengadil pertandingan Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23. Sebelumnya ia menjadi wasit saat anak asuh Shin Tae-yong itu meraih kemenangan 1-0 atas Australia di babak fase grup pada 16 April 2024.
Wasit Majed kelahiran Arab Saudi pada 8 Desember 1989 yang memulai debutnya sebagai korps pengadil sejak 18 November 2020. Debutnya sebagai wasit pertama kali di kompetisi Liga Arab Saudi.
Baca juga:
Ada satu fakta menarik dari wasit asal Arab Saudi ini. Sama seperti wasit Shen Yinhao, Majed diketahui juga memiliki gelar master di latar pendidikannya.
Seperti diketahui, wasit Shen Yinaho yang jadi public enemy pasca kekalahan Timnas Indonesia U-23 dari Uzbekistan memiliki gelar S2 dan S3.
Sayangnya gelar dari wasit asal Cina itu diduga hasil plagiat dan kasus itu sampai sekarang belum diputuskan oleh pihak terkait. Lantas apakah gelar master milik wasit Majed serupa dengan Shen Yinhao?
Dari penelusuran, wasit Majed menyandang gelar master di bidang studi matematika. Dikutip dari Qabila.net, Majed memiliki gelar master analisis numerik ilmu studi matematika.
Baca juga:
Baca Juga: Cara Jadi Wasit FIFA di Laga Dunia sepeti Shen Yinhao dan Sivakorn Pu-Udom
Gelar master ini didapat oleh wasit Majed dari University of King Abdulaziz. Berbeda dengan wasit Shen Yinhao yang tesisnya dipertanyakan, gelar master milik wasit Majed murni ia dapatkan.
Yang tak kalah menarik, wasit Majed ternyata juga berasal dari marga terpandang di Arab Saudi. Marga wasit Majed yakni Al-Shamrani diketahui salah satu suku terbesar di wilayah Provinsi 'Asir, barat daya Arab Saudi.
Marga Al-Shamrani banyak tersebar di wilayah Arab Saudi, Yaman, Qatar hingga Libya. Nama wasit Majed juga cukup tenar di kalangan keluarga kerajaan Arab Saudi.
Sejumlah tokoh besar di Arab Saudi memiliki marga yang sama dengan wasit Majed diantaranya Ali al-Hudhaifi al-Amri al-Shamrani, salah satu imam dan tokoh terkemuka, lalu ada Ahmed bin Muhammad al-Shamrani yang berprofesi sebagai jurnalis kenamaan di Arab Saudi serta aktor Rashid Bin Ahmed al-Shamrani.
Kembali ke kinerjanya sebagai seorang wasit, Majed Al-Shamrani diketahui tak hanya memimpin pertandingan di Arab Saudi. Ia juga dipercaya menjadi wasit di Liga Kuwait, Liga Yordania bahkan sempat memimpin pertandingan Liga Irlandia.
Sepanjang musim 2023/24, wasit Majed termasuk wasit yang cukup sering mengeluarkan kartu dari sakunya. Total ada 73 kartu kuning dan 2 kartu merah yang ia keluarkan dari 23 laga di semua kompetisi yang dipimpinnya.
Pada pertandingan Timnas Indonesia U-23 vs Australia di babak fase grup Piala Asia U-23 2024, wasit Majed mengeluarkan dua kartu kuning kepada dua pemain Indonesia, Jean Kelly dan Komang Teguh.
Wasit Majed huga pernah memimpin dua pertandingan Timnas Indonesia U-20 di ajang AFC Cup U-20. Di dua laga itu, Indonesia meraih 1 kali kemenangan dan 1 kali imbang.
Pada ajang SEA Games Filipina, wasit Majed juga pernah memimpin pertandingan Timnas Indonesia U-22 melawan Vietnam pada 10 Desember 2019. Di laga itu, timnas yang diasuh oleh Indra Sjafri menyerah tiga gol tanpa balas.
Tag
Berita Terkait
-
Cara Jadi Wasit FIFA di Laga Dunia sepeti Shen Yinhao dan Sivakorn Pu-Udom
-
Bikin Poster Lawan Timnas Indonesia U-23, Media Irak Justru Pajang Foto Dokter Tirta
-
Tak Hanya Ali Jassim, 3 Pemain Irak Ini Perlu Diwaspadai Skuad Garuda Muda
-
Media Vietnam Soroti Kekalahan Garuda Muda dari Uzbekistan, Bilang Begini
-
Tak Sehebat Itu, Irak Pernah Kalah dari Tim ASEAN di Piala Asia U-23 2024
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya