Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, sukses menampilkan aksi memukau yang membuat penjaga gawang US Catanzaro, Andrea Fulignati, dua kali memungut bola dari gawangnya sendiri pada lanjutan Serie B Liga Italia.
Jay Idzes yang tampil sebagai starter di jantung pertahanan Venezia sukses menyumbangkan dua gol saat menghadapi US Catanzaro dalam duel yang berlangsung di Ceravolo Stadium, Rabu (1/5/2024).
Dalam momen itu, masing-masing gol yang dilesakkan Jay Idzes terlahir ketika laga menginjak menit ke-14 dan 55’. Sayangnya, dua gol ini masih belum cukup untuk menyelamatkan Venezia dari kekalahan.
Penjaga gawang lawan, Andrea Fulignati, memang dibuat tak berdaya dengan kemampuan Jay Idzes. Gol pertama dicetak bek berusia 23 tahun itu melalui sundulan seusai memanfaatkan assist Joel Pohjanpalo.
Baca Juga: Kekayaan Sihar Sitorus, Pemilik FCV Dender yang Dikabarkan Ingin Rekrut Marselino Ferdinan
Adapun gol yang kedua diciptakan pemain kelahiran Belanda itu ketika melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti yang sudah tak bisa dijangkau oleh Andrea Fulignati.
Profil Andrea Fulignati
Sebagai informasi, Andrea Fulignati merupakan penjaga gawang yang sempat disebut punya potensi besar. Pasalnya, ketika Fulignati masih berusia muda, dia pernah memperkuat Timnas Italia U-19.
Tercatat, dia pernah bermain untuk Italia U-19 pada medio 2013 dan mengukir tiga penampilan. Momen-momen ini memang menjadi salah satu titik yang paling penting dalam kariernya di Liga Italia.
Baca Juga: Tumben Kasih Dukungan, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia U-23 Punya Dua Keunggulan Kalahkan Irak
Sebab, pemain yang menimba ilmu bersama Sestese (2011) dan Palermo (2012-2015) itu punya kesempatan besar untuk melambungkan namanya. Dia menjadi penjaga gawang ketiga Palermo setelah lulus dari tim U-19.
Baca Juga: Terlihat Fasih, Momen Maarten Paes Lancar Nyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia
Sayangnya, dia kalah bersaing dan harus menjalani masa peminjaman bersama sejumlah klub seperti Sestese (2013) hingga Trapani (2015-2016). Setelah kembali, statusnya dinaikkan sebagai cadangan Jasip Posavec di Serie A.
Debutnya di kasta tertinggi sepak bola Italia akhirnya tercipta pada 12 Maret 2017. Ketika itu, dia dipasang sebagai starter pada pertandingan kandang melawan AS Roma. Hasilnya, Palermo kalah tiga gol tanpa balas.
Sebetulnya, Fulignati sukses menembus starting line-up pada beberapa pertandingan kompetisi, mengalahkan Posavec sebagai kiper utama Palermo. Namun, dia harus angkat kaki pada musim berikutnya.
Fulignati direkrut klub Serie A lainnya, Empoli, dan mendapatkan kontrak berdurasi tiga tahun. Hanya berselang enam bulan setelah itu, dia malah pindah ke Ascoli. Sejak saat itu, dia selalu berpindah-pindah klub.
Mulai dari memperkuat SPAL (2019), Perugia (2019-2021 dan 2021-2022), serta yang terakhir memperkuat Catanzaro mulai 2022 sampai saat ini.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Tumben Kasih Dukungan, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia U-23 Punya Dua Keunggulan Kalahkan Irak
-
Bukan Foto Pacar, Foto Wallpaper HP Rafael Struick Bikin Penggemar Lega: Semangat Cegil..
-
Flyer Unik Nobar Indonesia vs Irak di Medan, Bobby Jadi Wasit, Shin Tae-yong Jadi Wali Kota
-
Teman Sekamar, Istri Witan Sulaeman dan Pacar Marselino Ferdinan Menginap di Hotel Mewah Qatar
-
Indonesia vs Irak: Kans Menang Pasukan Garuda Terganggu Ketimpangan Lini Belakang
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Harry Kane Sah Jadi Raja Gol Inggris di Piala Dunia, Rekor Legendaris Ini Tumbang
-
Inggris Hadapi Kongo di 32 Besar, Thomas Tuchel Tengil: Semua Orang Menikmatinya
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Tekuk Yogyakarta, Surabaya Rebut Tempat Ketiga
-
Tampang Kapten Tanjung Verde yang Dituduh Pemerkosa Begini Kata FIFA
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Arab Saudi Inginkan Jesus sebagai Juru Selamat
-
Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, Zico: Kalau Vinicius Cs Kalah Saya Tidak Sedih
-
Lakon Aneh Piala Dunia 2026: Aljazair dan Austria Main Mata untuk Singkirkan Iran?
-
Skenario Ronaldo vs Messi di Piala Dunia 2026: Final atau Perebutan Juara 3
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Tanjung Verde Viralkan Nyanyian 1 Persen
-
Steve Clarke Resmi Mundur usai Skotlandia Tersingkir dari Piala Dunia 2026