Suara.com - Timnas Indonesia U-23 harus mengevaluasi penampilannya di Piala Asia U-23 2024 untuk persiapan play-off antarkonfederasi melawan Guinea U-23.
Meskipun mencapai babak semifinal, ada aspek-aspek yang perlu diperbaiki.
Meski Timnas Indonesia U-23 berhasil melampaui target yang ditetapkan oleh PSSI dengan lolos ke fase gugur, Garuda Muda harus fokus pada pertandingan krusial melawan Guinea U-23 untuk mendapatkan tiket Olimpiade 2024 di Prancis.
Rizky Ridho dan timnya perlu memperbaiki statistik mereka untuk memastikan kemenangan.
Berikut adalah analisis statistik mereka selama turnamen, yang perlu diperhatikan oleh Timnas Indonesia U-23.
Pemanfaatan Peluang Menjadi Gol
Timnas Indonesia U-23 berhasil mencetak delapan gol selama Piala Asia U-23 2024.
Namun, angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan dengan tim-tim seperti Uzbekistan (14 gol), Jepang (10 gol), dan Irak (9 gol).
Kekurangan ini terletak pada tingkat konversi peluang yang rendah, dengan hanya 14% dari peluang yang berhasil dimanfaatkan.
Baca Juga: Sudah Kelewatan, Netizen Malah Serukan 'Marselino Out' ke KMSK Deinze
Pelatih Shin Tae-yong perlu memperbaiki efisiensi serangan timnya agar setiap peluang dapat dimaksimalkan, terutama dalam laga penting melawan Guinea U-23.
Akurasi Tembakan Kurang Baik
Dalam evaluasi Shin Tae-yong di Piala Asia U-23 2024, minimnya jumlah tembakan tim menjadi sorotan.
Timnas Indonesia U-23 hanya mencatat 79 tembakan, dengan hanya 19 di antaranya yang mengarah ke gawang, jauh lebih rendah dibandingkan dengan tim-tim seperti Uzbekistan (124 shots/38 on target), Irak (94 shots/34 on target), dan Jepang (91 shots/32 on target).
Pertahanan Masih Kurang Solid
Timnas Indonesia U-23 memiliki catatan kebobolan yang mengkhawatirkan di Piala Asia U-23 2024. Mereka menempati peringkat tertinggi dalam hal jumlah gol yang diterima.
Dalam enam pertandingan, Garuda Muda sudah kebobolan sembilan gol, rata-rata dua gol setiap pertandingan selama fase gugur.
Ini terjadi mulai dari laga perempat final melawan Korea Selatan (2-2), semifinal melawan Uzbekistan (0-2), hingga pertandingan perebutan peringkat ketiga melawan Irak (1-2).
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA