Suara.com - CEO Selangor FC Johan Kamal Hamidon menyebut kasus penyiraman air keras terhadap pemainnya Faisal Halim menjadi perhatian sepak bola Malaysia. Sebab, Faisal adalah salah satu pemain beken setara seperti Pratama Arhan dan Witan Sulaeman di Timnas Indonesia.
Seperti diketahui, Faisal Halm disiram air keras oleh orang tidak dikenal saat berada di pusat perbelanjaan di Petaling Jaya, Malaysia, Minggu (5/5/2024) waktu setempat. Dalam foto yang beredar, penggawa tim nasional Malaysia itu mengalami luka di wajah, tangan, dan punggung.
Johan Kamal Hamidon menyebut kasus ini menjadi perhatian cukup serius. Apalagi, Faisal terancam tidak bisa memperkuat Timnas Malaysia dalam kurun waktu cukup lama.
BACA JUGA: Pelatih Real Madrid Terapkan Taktik Kolektif Ketimbang Individu Saat Hadapi Bayern Munich
"Sudah pasti, sudah pasti [merugikan]. Sama seperti pemain Indonesia yang main di Asia Tenggara, timnas Malaysia juga punya pemain kebanggaan. Begitu juga dengan negara lain seperti Chanatip (pemain Thailand) yang jadi pemain besar [Asia Tenggara], kata Johan saat ditemui di Gedung I News Tower, Jakarta, Rabu (8/5/2024).
"Witan dan Pratama (Arhan) juga pemain penting. Jadi kami merasa Faisal Halim seperti separuh dari tim (Malaysia) itu sendiri. Dia pemain bertalenta dan sangat muda, baru 26 tahun. Masih banyak yang bisa dicapai olehnya," jelasnya.
Tidak hanya untuk Timnas Malaysia, Selangor juga merasa kehilangan. Sebab, Faisal Halim punya warna tersendiri dan punya fans cukup banyak.
"Ini kerugian besar untuk Selangor dan Malaysia serta mungkin ASEAN. Kalau dia main di Indonesia atau Singapura akan membawa banyak hiburan untuk banyak orang," terangnya.
"Sebelumnya kami sudah ke Semarang dan Aceh, ramai sekali peminat dan pendukung Indonesia. Kami sangat kehilangan dengan kejadian ini," ucapnya.
Baca Juga: Susah-susah Naturalisasi, 5 Pemain Ini Malah Belum Pernah Cicipi Timnas Indonesia
Johan memohon doa untuk kesembuhan Faisal Halim dari pecinta sepak bola Indonesia. Ia berharap sang pemain bisa segera kembali ke lapangan.
"Kami memohon doa untuk Faisal Halim. Insya Allah kami berharap bisa melihat Faisal Halim lagi di lapangan suatu hari nanti," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat