Suara.com - Timnas Indonesia dipastikan tergabung di pot dua dalam babak undian grup Piala AFF 2024. Situasi ini bisa saja menempatkan skuad Merah Putih di grup neraka bersama lawan yang ketat.
Berdasarkan informasi yang dirilis oleh @theaseanball, Timnas Indonesia menempati pot dua babak undian Piala AFF 2024 bersama Timnas Malaysia. Adapun untuk pot satu, dua pesertanya ialah Thailand dan Vietnam.
Kedua negara ini memang dianggap sebagai kontestan terkuat di kawasan ASEAN. Mereka memiliki peringkat FIFA yang tertinggi jika dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Baca Juga: Jadwal Terlalu Mepet, Jay Idzes Absen Bela Timnas Indonesia Lawan Irak?
Sementara itu, pot tiga dihuni oleh Filipina dan Singapura. Pot empat melibatkan Myanmar dan Kamboja. Adapun pot lima ditempati Laos dan dua negara yang akan berduel lewat babak play-off, yakni antara Timor Leste dan Brunei Darussalam.
Apabila melihat komposisi semacam ini, Timnas Indonesia bisa saja menempati grup neraka di Piala AFF 2024. Pasalnya, dengan berada di pot kedua, skuad Garuda dipastikan bersaing dengan salah satu negara pot satu.
Itu berarti anak asuh Shin Tae-yong nantinya akan melawan antara Vietnam atau Thailand di fase grup. Dengan kata lain, persaingan ketat sudah akan dihadapi skuad Garuda di fase penyisihan.
Menurut jadwal, babak undian grup untuk hajatan Piala AFF 2024 akan dilaksanakan di Hanoi, Vietnam, pada Selasa (21/5/2024) pukul 14.00 WIB. Nantinya, sejumlah 10 negara itu dibagi menjadi dua grup.
Baca Juga: Media Vietnam Ingin Balas Dendam kepada Timnas Indonesia di Piala AFF 2024
Dua peserta terbaik dari masing-masing grup nantinya akan melaju ke babak semifinal Piala AFF 2024. Seperti format sebelumnya, babak gugur di kejuaraan ini akan menerapkan sistem dua leg.
Sementara itu, format pertandingan pada babak penyisihan akan menyajikan empat pertandingan bagi masing-masing peserta. Empat laga ini terdiri dari dua laga kandang dan dua laga tandang.
Pembagian Pot Undian Grup Piala AFF 2024:
Pot 1
Thailand
Vietnam
Berita Terkait
-
Viral Video Shin Tae Yong dan Timnas Indonesia U-23 Menangis Tak Lolos Olimpiade, Ini 5 Cara Bangkit dari Kegagalan
-
Jelang FIFA Matchday, Satoru Mochizuki Panggil 30 Pemain ke Timnas Wanita Indonesia
-
Media Vietnam Ingin Balas Dendam kepada Timnas Indonesia di Piala AFF 2024
-
PSSI Upayakan 3 Pemain Naturalisasi Ini Perkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Timnas Kedatangan 3 Pemain Keturunan Baru, Erick Thohir Mengaku Antusias
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey