Suara.com - Asisten Pelatih klub Liga Italia Como 1907 Cesc Fabregas menyebut nama satu klub bola asal Indonesia saat ditanyakan mengenai salah klub sepak bola asal Indonesia. Klub bola manakah yang namanya disebut Fabregas?
Seperti diketahui klub Como 1907 baru saja mengukir sejarah setelah berhasil lolos ke Serie A Liga Italia. Como duduk di peringkat dua klasemen akhir Serie B Liga Italia musim 2023-2024.
Baca Juga:
Como Promosi Serie A, Media Italia Kaget Pemilik Klub Asal Indonesia Sekaya Ini
Posisi itu otomatis membuat klub Como 1907 otomatis lolos ke Serie A menemari pemuncak klasemen Serie B, Parma.
Ini adalah sejarah bagi klub yang bermarkas di Stadion Giuseppe Sinigaglia itu. Bagaimana tidak ketika dibeli oleh bos Djarum Indonesia, Hartono, pada tahun 2019, Como masih berada di Serie D.
Klub yang hampir bangkrut itu perlahan bangkit hingga kini di tahun 2024 mampu menjejakkan kaki di kasta tertinggi Liga Italia.
Cesc Fabregas sendiri kini ditunjuk menjadi asisten pelatih Osian Roberts untuk menangani para pemain Como 1907. Selain sebagai asisten pelatih, mantan bintang Barcelona itu juga adalah pemilik saham minoritas klub.
Karena Como 1907 adalah klub milik tapian Indonesia, Fabregas pun dites pengetahuannya mengenai negara yang berbendera merah putih itu.
Baca Juga: Pabrik Motor Listrik Yadea Serap 3000 Tenaga Kerja, Incar TKDN 90 Persen
Dikutip dari akun X @InfosuporterID, Fabregas tampak dicecar sejumlah pertanyaan mengenai Indonesia. Pertama Ia ditanya mengenai ada tidaknya musim dingin di Indonesia.
Fabregas menjawab bahwa di Indonesia terdapat musim dingin. Hal ini tentu saja salah sebab Indonesia hanya mengenal dua musim yaitu panas dan hujan.
Kemudian Fabregas ditanya mengenai bahasa resmi Indonesia. Dia menjawab bahasa Asia. Lagi-lagi jawabannya salah karena bahasa resmi Indonesia adalah bahasa Indonesia melayu.
Ketika ditanya mengenai ibukota negara Indonesia, pemain yang pernah merumput di Arsenal ini menjawab Jakarta.
Pertanyaan selanjutnya Fabregas ditanya mengenai di benua mana Indonesia berada. Ia menjawab Asia. Ia juga benar saat menjawab bahwa Bali adalah bagian dari Indonesia.
Namun Fabregas kembali salah ketika menjawab bahwa China adalah salah satu negara yang letaknya berdekatan dengan Indonesia.
Berita Terkait
-
Pabrik Motor Listrik Yadea Serap 3000 Tenaga Kerja, Incar TKDN 90 Persen
-
Donasi Warga Papua yang Diinisiasi Bobon Santoso Capai Rp1,4 Miliar: Artis Sibuk Shopping Bobon Sibuk Sejahterain Rakyat
-
Catatan Marselino Ferdinan di KMSK Deinze Selama 1,5 Musim
-
Susul Negara Lainnya, Chery Akhirnya Umumkan Recall 420 Unit Omoda 5 untuk Pasar Indonesia
-
Sehebat Apa 5 Pemain yang Ditemui Indra Sjafri di Belanda untuk Timnas Indonesia U-20? Ini Ulasannya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia