Suara.com - Kiper FC Dallas, Maarten Paes memberi kode kepada fans Timnas Indonesia bahwa dirinya bakal absen dalam dua laga sisa Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Juni mendatang.
Fans sempat berharap Maarten Paes bakal mengisi posisi kiper utama Timnas Indonesia untuk laga kontra Irak dan Filipina pada 6 dan 11 Juni mendatang.
Pasalnya, dalam pengumuman pemanggilan pemain, pelatih Shin Tae-yong baru menyertakan 22 nama di mana cuma dua kiper yang dipanggil yakni Adi Satryo (PSIS Semarang) dan Ernando Ari Sutaryadi (Persebaya Surabaya).
Baca juga: Terungkap! Bukan Cedera, Ini Alasan Witan Sulaeman Absen Hadapi Irak dan Filipina
Alhasil, banyak yang berspekulasi bahwa satu slot kiper dikosongkan untuk Maarten Paes yang diketahui sudah menjadi warga negara Indonesia (WNI) tetapi belum melakukan perubahan asosiasi dari KNVB (Belanda) ke PSSI.
Teranyar, Maarten Paes pun membuyarkan semua spekulasi warganet. Dia mengisyaratkan belum bisa tampil untuk skuad Garuda dalam waktu dekat.
"Sayangnya Juni mungkin datang terlalu cepat. Saya telah melakukan segala upaya untuk bermain bersama Garuda secepatnya," tulis Maarten Paes di Instagram Stories, dikutip Suara.com pada Jumat (17/5/2024).
Terlepas dari kabar mengecewakan itu, Timnas Indonesia tengah bersiap untuk menghadapi dua laga krusial di Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Garuda saat ini menduduki urutan dua klasemen sementara Grup F dengan koleksi tujuh poin dari empat laga, terpaut lima poin dari Irak di posisi teratas.
Baca Juga: Dipanggil ke Timnas Indonesia Lagi, Ini Statistik Ciamik Dimas Drajad di BRI Liga 1
Sementara itu, Vietnam untuk sementara menduduki peringkat ketiga dengan koleksi tiga poin, disusul Filipina di posisi buncit dengan satu poin.
Alhasil, Timnas Indonesia secara matematis cuma butuh tambahan tiga poin atau satu kemenangan dari dua laga tersisa untuk mengunci tiket ke putaran ketiga.
Melihat dua lawan yang akan dihadapi, Timnas Indonesia jelas lebih berpeluang untuk mengalahkan Filipina, tetapi kedua laga ini dinilai tak akan berjalan mudah bagi tim asuhan Shin Tae-yong.
Irak di atas kertas berada di atas Indonesia. Pada pertemuan pertama, Garuda dihancurkan dengan skor telak 1-5 di Basra.
Sementara Filipina berhasil menahan imbang Indonesia 1-1 di kandangnya, dan dikabarkan bisa menurukan seluruh pemain naturalisasi dalam skuad untuk laga Juni nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Review Ride or Die: Sajikan Plot Twist Menarik tentang Pembunuh Bayaran
-
Mangrove Indonesia Terus Menyusut, Bagaimana Menjaganya agar Ekonomi Biru Tetap Tumbuh?
-
Pers Soloraya Protes Pernyataan 'Londo Ireng', Nilai Rugikan Profesi Wartawan
-
Pembahasan Terus Berjalan di Komisi III DPR, RUU Perampasan Aset Sudah Masuk Pembahasan Batang Tubuh
-
Jadwal Piala Presiden Hari Ini: Persib dan Arema Jalani Laga Penentu
-
Cadence dan NVIDIA Hadirkan AuraStack AI Super Agent, Waktu Desain PCB Bisa 2 Kali Lebih Cepat
-
Ditelan Perairan Pulau Kelagian: Remaja 18 Tahun yang Hilang dari Kapal
-
Marvel Gandeng Kadokawa, Hadirkan Manga Baru Spider-Man hingga Punisher
-
Bersama Danantara, PNM Perkuat Ketahanan Keuangan Keluarga Prasejahtera
-
PDIP Tegaskan Kritik Anak Muda Harus Dirawat Bukan Dibungkam