Suara.com - Pelatih Arsenal Mikel Arteta mengaku emosinya “campur aduk” setelah kembali gagal menjuarai Liga Inggris meskipun menang pada laga terakhir dengan skor 2-1 atas Everton di Stadion Emirates, Minggu (19/5/2024).
Gol Takehiro Tomiyasu (43’) dan Kai Havertz (89’) yang membalikkan keadaan setelah tertinggal melalui gol Idrissa Gueye (40’) masih tak cukup mengantarkan juara, setelah pada saat yang sama Manchester City menang 3-1 atas West Ham United di Stadion Etihad.
The Gunners mengumpulkan 89 poin, tertinggal dua poin dari City yang mengoleksi 91 yang membuat mereka menjadi tim pertama yang memenangi empat gelar beruntun di Inggris.
BACA JUGA: Tekuk West Ham, Manchester City Rengkuh Juara Liga Inggris 2023/24
Ini kali kedua The Gunners gagal mengamankan juara Liga Inggris setelah pada musim lalu juga kalah dalam perebutan juara dengan City, dengan jarak lima poin.
“Pertama-tama, selamat kepada Manchester City karena telah menjuarai Premier League, sungguh luar biasa apa yang telah mereka lakukan,” kata Arteta dilansir dari laman resmi klub, Senin (20/5/2024) seperti dimuat Antara.
“Sejak bulan Desember kami telah menjalani perjalanan yang luar biasa dengan setiap penampilan berada pada level tertinggi yang pernah kami lihat dan itu masih belum cukup, inilah levelnya,” lanjutnya.
“Hari ini emosinya campur aduk, pertama-tama kami harus benar-benar bangga dengan para pemain, staf, mereka telah melakukan pekerjaan luar biasa, mereka telah melampaui setiap batas, setiap margin yang bisa kami temukan untuk mencoba memenangkan Liga Inggris ini dan sayangnya itu sedikit pendek,” tambahnya.
Berbicara tentang perbedaan penampilan Arsenal musim lalu dan musim ini, pelatih asal Spanyol itu mengatakan ada “perbedaannya sangat besar” musim ini.
Baca Juga: 3 Pemain Persib yang Layak Masuk Timnas Indonesia usai Memukai di Semifinal BRI Liga 1
Ia mengatakan pada musim ini timnya mampu bersaing juara sampai laga terakhir karena penggawa penting timnya selalu tersedia di momen-momen krusial.
“Seperti yang saya katakan, semua orang tersedia di momen krusial musim ini, perbedaannya sangat besar,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah