Suara.com - Media Vietnam memberikan sorotan khusus terhadap perubahan jadwal kick-off pertandingan antara Timnas Indonesia vs Irak pada lanjutan Grup F Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Sebelumnya, kabar soal perubahan jadwal kick-off laga Timnas Indonesia vs Irak ini bermula dari pernyataan Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji. Laga yang bakal berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, ini awalnya digelar pukul 19.30 WIB.
Namun, jadwal kick-off pertandingan itu akhirnya dimajukan menjadi 16.00 WIB. Menurut Sumardji, perubahan jadwal ini dilakukan sesuai dengan permintaan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Namun, ia enggan membeberkan alasannya.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Bisa Gantikan Israel di Olimpiade Paris 2024?
Menurut media asal Vietnam, Soha.vn, perubahan jadwal ini terasa sangat ganjil. Mereka cukup terkejut dengan keputusan pihak federasi memajukan jadwal kick-off laga Timnas Indonesia melawan Irak tersebut.
“Ini merupakan keputusan yang sangat mengejutkan dari Indonesia. Bahkan anggota Komite Eksekutif (Exco) dan orang-orang dekat Shin Tae-yong pun tak habis pikir mengapa pelatih asal Korea itu mengubah waktu ke arah yang merugikan timnya,” tulis Soha.vn.
Mereka menyebutkan perubahan jadwal ini memiliki dampak negatif. Bagi para pemain naturalisasi Timnas Indonesia, bermain di bawah sengatan sinar matahari yang panas bakal menjadi kendala tersendiri.
“Pasalnya, jika pertandingan berlangsung pada sore hari, teriknya musim panas akan membuat para pemain kelelahan, terutama pemain naturalisasi yang baru pindah dari Eropa seperti Thom Haye atau Nathan Tjoe-A-On,” tulis Soha.
Baca Juga: Gagal Masuk Skuad Euro, 3 Pemain Bintang Keturunan Belanda Hijrah ke Timnas Indonesia?
Baca Juga: Emil Audero Kini Punya 4 Medali Serie A, Jadi Perkuat Timnas Indonesia?
“Jelang laga melawan Vietnam pada Maret lalu, Nathan Tjoe-A-On mengaku kesulitan bernapas karena udara terlalu panas dan jumlah oksigen yang sedikit. Thom Haye merasakan hal yang sama,” tambahnya.
Selain itu, Soha juga menduga bahwa perubahan jadwal kick-off ini tak terlepas dari strategi Shin Tae-yong yang ingin memberikan tekanan psikologis kepada para pemain Timnas Vietnam yang diasuh Kim Sang-sik.
“Namun dengan perubahan ini, Indonesia bermain dua jam lebih awal. Ketika mereka menyelesaikan pertandingan melawan Irak, Vietnam mengambil alih lapangan di My Dinh,” tulis Soha.vn.
“Ada kemungkinan besar Indonesia akan mengalahkan Irak dan pelatih Kim Sang-sik dan timnya akan kehilangan harapan untuk melanjutkan. Jika skenario itu terjadi, moral tim Vietnam tentu akan turun drastis,” lanjutnya.
Tak hanya itu, Soha juga menduga bahwa Shin Tae-yong memiliki misi tersembunyi untuk mempermainkan kompatriotnya, Kim Sang-sik, yang bakal mengukir laga pertamanya bersama The Golden Star.
“Sangat bisa dimengerti bahwa pelatih Shin Tae-yong punya alasan untuk mempermainkan rekan senegaranya Kim Sang-sik di hari ia debut untuk tim nasional Vietnam,” tulis Soha.vn.
Berita Terkait
-
Emil Audero Kini Punya 4 Medali Serie A, Jadi Perkuat Timnas Indonesia?
-
Borneo FC Tumbang di Championship Series, Netizen Geruduk Diego Michiels: Jadi Lawan Timnas Indonesia?
-
Komentar Madang Pang soal Kemajuan Timnas Indonesia yang Jadi Ancaman Thailand di Asia Tenggara
-
Marc Klok Kecewa Tak Dipanggil STY ke Timnas Indonesia, Sebut Ini Bukan Akhir
-
Timnas Indonesia U-23 Bisa Gantikan Israel di Olimpiade Paris 2024?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Tak Terbeban Nama Besar Ayah, Rafa Abdurrahman Fokus Buktikan Diri di Timnas Indonesia U-20
-
Dukungan untuk Iran di Piala Dunia 2026 Bikin Keisuke Honda Kehilangan Kontrak dari Perusahaan AS
-
Bek Persib Frans Putros Soroti Situasi Timur Tengah Jelang Play-off Piala Dunia 2026
-
Posisi Maarten Paes Aman di Bawah Pelatih Anyar Ajax Amsterdam?
-
Pernah Ditemui Indra Sjafri, Winger Keturunan Indonesia Teken Kontrak di FC Twente
-
Thom Haye Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Indonesia
-
Persib Puncaki Klasemen, Bojan Hodak Santai Hadapi Tekanan Borneo FC
-
Ole Romeny Bantah Isu Patah Kaki, Bisa Gabung ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli
-
Eks Asisten Shin Tae-yong Bongkar Alasan Elkan Baggott Sempat Hilang dari Timnas Indonesia