Suara.com - Pemain Timnas Indonesia U-20, Kadek Arel berpotensi besar berhadapan dengan wonderkid tim Liga Inggris Brentford, Yegor Yarmolyuk di Toulon Cup 2024 nanti. Penggawa Bali United itu tak gentar, bahkan mengaku siap mematikan pergerakan sang pemain.
Toulon Cup 2024 merupakan turnamen eksibisi yang berlangsung di Prancis pada 3-16 Juni nanti. Timnas Indonesia U-20 berada di Grup B bersama Italia, Ukraina, Jepang, dan Panama.
Yegor Yarmolyuk disebut-sebut akan tampil membela negaranya, Ukraina di Toulon Cup 2024 mengingat Liga Inggris musim ini sudah berakhir.
Baru berusia 20 tahun, Yarmolyuk sudah tampil di 27 pertandingan untuk Brentford di Premier League 2023/2024 yang baru lewat. Sang gelandang juga membuat penampilan di Piala FA dan Piala Liga Inggris musim ini.
Terkait prospek bertarung melawan Yarmolyuk, Kadek Arel mengaku sudah tidak sabar. Bek sentral berusia 19 tahun itu mengaku akan berusaha menghentikan pergerakan sang lawan andai dipecaya bermain nanti.
"Tentu jadi tantangan tersendiri karena Toulon beda kelas pemainnya. Kami berusaha maksimal melawan mereka dan bisa memenangkan pertandingan," kata Kadek Arel di Lapangan B Senayan, Jakarta, Jumat (24/5/2024).
Bagi Kadek sendiri, ini bukan pertama kali dirinya mengikuti Toulon Cup. Pada 2022, ia juga ikut serta ketika Timnas Indonesia U-19 ditukangi mantan asisten Shin Tae-yong, Dzenan Radoncic.
Menurutnya, turnamen ini sangat bagus. Apalagi, Garuda Nusantara --julukan Timnas Indonesia U-20-- menghadapi lawan-lawan kuat seperti Panama, Italia, dan Jepang.
"Kebetulan angkatannya coach Shin (Tae-yong) sudah ikut Toulon, jadi sekarang menyesuaikan saja. Saya tahu banyak pemainnya (lawan) main di Premier League atau LaLiga, jadi ingin melakukan yang terbaik," jelasnya.
Baca Juga: Jay Idzes Rela Dipasang Jadi Striker atau Kiper demi Timnas Indonesia
Berita Terkait
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat