-
Shin Tae-yong memegang peran sentral dan sangat selektif menentukan pemain naturalisasi Timnas Indonesia.
-
Mees Hilgers dan Kevin Diks merupakan pemain keturunan yang diminta langsung oleh Shin Tae-yong.
-
Fondasi skuad Garuda dibentuk dari kombinasi talenta lokal dan pemain keturunan berkualitas tinggi.
Suara.com - Mantan anggota Komite Eksekutif PSSI, Hasani Abdulgani, mengungkap peran Shin Tae-yong dalam proses pembentukan skuad Timnas Indonesia. Salah satu yang dibahas olehnya adalah pemilihan pemain keturunan untuk dinaturalisasi.
Pelatih asal Korea Selatan itu disebut ikut menentukan pemain keturunan yang dinilai sesuai dengan kebutuhan tim. Menurut Hasani, Shin Tae-yong tidak sekadar menerima nama pemain yang diajukan untuk menjalani proses naturalisasi.
Sang pelatih disebut memiliki pertimbangan tersendiri sebelum pemain tersebut akhirnya masuk dalam rencana Timnas Indonesia. Hal tersebut disampaikan Hasani ketika menjadi bintang tamu di kanal YouTube Bola Bung Binder.
Ia menyebut mayoritas pemain yang menjadi bagian dari fondasi skuad Garuda saat ini lahir dari proses regenerasi pada era kepemimpinan Shin Tae-yong.
"Hampir 70-80 persen pemain timnas yang ada sekarang kan hasil karya dia. Termasuk naturalisasi yang awal-awal, Rafael Struick, Ivar Jenner, dan Justin Hubner," kata Hasani.
Ia kemudian memberikan gambaran mengenai keterlibatan Shin Tae-yong dalam menentukan pemain naturalisasi. Menurutnya, beberapa nama bahkan masuk ke dalam pembahasan berdasarkan permintaan sang pelatih.
Bung Binder kemudian menanyakan secara langsung apakah Shin Tae-yong memang memiliki peran dalam meminta pemain tertentu untuk dinaturalisasi.
"Itu Shin Tae-yong yang benar-benar minta?" tanya Bung Binder.
"Iya, Mees Hilgers dan Kevin Diks kan dia yang minta," jawab Hasani.
Baca Juga: LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions
Selain Mees Hilgers dan Kevin Diks, sejumlah pemain keturunan lain juga menjalani proses naturalisasi pada periode tersebut.
Nama-nama seperti Shayne Pattynama, Sandy Walsh, dan Jordi Amat kemudian menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia.
Namun, Hasani menegaskan bahwa proses tersebut tidak berlangsung secara sembarangan. Shin Tae-yong disebut cukup selektif dalam menentukan pemain yang benar-benar dianggap cocok untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen menjadi contoh pemain yang menurut Hasani sempat masuk dalam tahap pertimbangan. Mereka tidak langsung mendapatkan persetujuan sebelum akhirnya dipilih untuk bergabung dengan skuad Garuda.
"Nggak langsung di-approved, baru setelah itu dia terpilih," tutur Hasani.
Hasani juga mengingat kembali pengalamannya ketika masih menangani urusan terkait di PSSI. Saat itu, sejumlah nama pemain sudah masuk dalam pembahasan, tetapi prosesnya tidak langsung berjalan karena masih harus melalui pertimbangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
Terkini
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Bukan Asal Comot, Shin Tae-yong Ternyata Ikut Pilih Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Nessy Kalviya dan Mesakh Mirin Resmi Duduki Kursi DPR Periode 2024-2029
-
Saat Jaket Hijau Hormat Bendera: Keringat Ojol dan Isu Kesejahteraan
-
Wajah Baru Jalan A. Yani Nganjuk: Jadi Pusat Dagang Hingga Spot Nongkrong
-
Sempat Tertahan Blokade Polisi, Massa BEM UI Akhirnya Long March ke Bundaran HI
-
Telkomsat Sediakan Konektivitas Satelit di Ruteng, Maumere dan Larantuka usai Gempa Flores
-
12 Petasan dan 6 Botol Kaca Molotov Disita Polisi Jelang Demo di Bundaran HI
-
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan dengan Luka Bekas Lindasan Ban di Bypass Bandar Lampung
-
Tim Hukum Febrie Adriansyah Siapkan 3 Ahli Bongkar 30 Pelanggaran Prosedural Kejagung