Suara.com - Final Liga Champions bukanlah hal yang asing lagi bagi Carlo Ancelotti. Terbaru, Ancelotti membeberkan rutinitasnya jelang memimpin skuad Real Madrid di final Liga Champions musim ini melawan Borussia Dortmund.
Real Madrid akan menantang Dortmund di laga puncak Liga Champions 2023/2024 di Stadion Wembley, London, Minggu (2/6/2024) dini hari pukul 02:00 WIB.
Los Blancos --julukan Real Madrid-- dapat semakin menahbiskan status sebagai Raja Eropa dengan titel Liga Champions ke-15.
Pengalaman segudang pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, dapat jadi pembeda di final tersebut.
Dalam kariernya, juru taktik kawakan asal Italia sudah memenangi empat titel Liga Champions, dua kali bersama AC Milan dan dua kali bersama Real Madrid.
Tak ketinggalan, Don Carletto --julukan Carlo Ancelotti-- juga telah mencapai final Liga Champions sebanyak sembilan kali: tiga sebagai pemain dan enam sebagai pelatih.
Bagi Ancelotti yang sudah sering membawa timnya tampil di final, tidak ada rutinitas spesial darinya jelang partai pamungkas.
Don Carletto bahkan membeberkan rutinitas sederhananya jelang laga final Liga Champions.
"Saya suka makan, salmon dan pasta. Lalu tidur siang selama satu jam. Sebelum team talk, jantung mulai berdetak hingga 120 detak dan bertahan hingga permainan dimulai. Ketika dimulai, itu kembali ke ritme normal," beber Ancelotti dikutip dari Goal International, Selasa (27/5/2024).
Selain itu, Ancelotti juga fokus menyiapkan menu latihan pada fase ofensif dan defensif, serta memberi informasi kepada pemain untuk cara mereka bermain di pertandingan.
"Kami akan fokus pada kerja ofensif dan defensif. Hal yang penting adalah memiliki gagasan yang jelas tentang apa yang harus dilakukan," kata Ancelotti.
"Saya harus memberikan informasi kepada para pemain sehingga mereka jelas tentang apa yang harus dilakukan," terang pelatih 64 tahun yang juga pernah menukangi Juventus, Chelsea, PSG, Bayern Munich dan Napoli tersebut.
"Bagi mereka, ini adalah cara terbaik untuk menghilangkan stres, jangan memikirkan hal-hal lain yang dapat membuat Anda stres," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sihir Vinicius Junior di Miami: Cetak Brace, Bikin Ancelotti Geleng-Geleng Kepala
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
Fans Atletico Madrid Bakar Jersey Usai Julian Alvarez Terang-terangan Ingin Tinggalkan Klub
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey