Suara.com - Pelatih kawakan Italia, Carlo Ancelotti memberikan komentar soal kompatriotnya, Roberto De Zerbi yang kini sedang naik daun. Ancelotti menilai De Zerbi pelatih yang bagus, tapi dia pernah menang adu taktik dengan sang kolega bahkan menang telak.
Roberto De Zerbi belakangan dikaitkan dengan kursi kepelatihan Manchester United dan juga Chelsea. Bahkan, klub top dari negaranya, AC Milan kabarnya juga meminati servis De Zerbi.
Kiprah pelatih 44 tahun kelahiran Brescia, Italia itu memang mencuri perhatian di Liga Inggris bersama Brighton dalam dua musim terakhir.
Brighton di bawah asuhan De Zerbi mengusung gaya bermain yang atraktif, pressing ketat, serta berani build-up dari belakang, yang membuat tim berjuluk The Seagulls itu jadi tim yang cukup disegani di Inggris.
De Zerbi sendiri sudah dipastikan meninggalkan Brighton di akhir musim 2023/2024 ini, dengan mantan pelatih Sassuolo dan Shakhtar Donetsk itu diyakini siap melanjutkan karier manajerialnya dengan membesut klub top Eropa.
Melihat fenomena De Zerbi ini, pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti turut berkomentar. Ancelotti mengenang perjumpaan dengan De Zerbi saat sang kompatriot masih melatih Shakhtar di Liga Champions.
Tepatnya itu terjadi pada fase grup Liga Champions 2021/2022, saat Real Madrid asuhan Ancelotti menang tandang 5-0 lawan Shakhtar asuhan De Zerbi di Ukraina.
"Mencoba dan memiliki satu identitas untuk tim Anda adalah sebuah batas," buka Ancelotti seperti dilansir Times Sport, Rabu (29/5/2024).
"Kami (Real Madrid) memainkan pertandingan di Liga Champions melawan Shakhtar Donetsk. Tim yang sangat bagus, Roberto De Zerbi adalah pelatih mereka," ucap pelatih berusia 64 tahun tersebut.
Baca Juga: Vincent Kompany Pelatih Baru Bayern, Ada Andil Pep Guardiola
"Apa yang dia lakukan dengan fullback (bisa berubah posisi jadi gelandang), dan posisi berbeda, sungguh bagus. Tetapi saya katakan kepada pemain saya, mereka ingin Anda menekan. Jangan tekan!"
"Jika Anda menekan, mereka akan mengoper bola ke sekeliling Anda. Jangan menekan, dan mereka akan melakukan kesalahan dan memberikan bola kepada kami."
"Betul saja, kami tidak menekan – dan kami menang 5-0,” tukas Ancelotti seolah memberikan sindiran pada gaya bermain De Zerbi yang kerap dilabeli sangat atraktif.
Berita Terkait
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Manchester United Diam-diam Pantau Striker Crystal Palace
-
Enzo Maresca Dipecat, Ruben Amorim Menyusul? Oliver Glasner Siap Jadi Pengganti
-
Nasib Marcus Rashford di Barcelona Masih Abu-abu, Transfer Rp587 Juta Masih Tanda Tanya
-
Manchester United Mau Pulangkan Scott McTominay, Napoli: Emang Punya Duit Rp1,2 Triliun?
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik