-
Persib Bandung mengincar kemenangan mutlak atas Persijap Jepara demi menyegel gelar juara liga.
-
Hasil imbang sebenarnya sudah cukup bagi Maung Bandung untuk mengunci takhta tertinggi musim ini.
-
Gelandang Beckham Putra mengimbau Bobotoh menjaga ketertiban selama laga pamungkas di GBLA.
Suara.com - Persib Bandung menolak jalur aman untuk sekadar mengamankan hasil imbang pada laga pamungkas Super League musim ini. Klub berjuluk Maung Bandung tersebut membidik poin penuh demi menyempurnakan pesta angkat piala di hadapan pendukung sendiri.
Persaingan sengit menuju tangga juara kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia kini mencapai titik puncaknya. Duel krusial yang mempertemukan pemuncak klasemen dengan Laskar Kalinyamat dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu, 23 Mei 2026, pukul 16.00 WIB.
Skenario perebutan takhta menempatkan armada racikan Bojan Hodak di atas angin berkat koleksi 78 poin saat ini. Keunggulan dua angka dari Borneo FC di peringkat kedua membuat satu poin sebenarnya sudah cukup membawa trofi pulang ke Kota Kembang.
Keunggulan catatan rekor pertemuan head-to-head atas sang rival terdekat menjadi garansi kuat bagi sang petahana. Kendati demikian, mentalitas pemenang tetap diusung oleh penggawa lini tengah Maung Bandung, Beckham Putra Nugraha.
“Kami harus memenangkan pertandingan tersebut, apalagi ini laga home,” tegas Beckham Putra Nugraha di Bandung, Selasa (19/5/2026).
Ambisi mengamankan poin penuh di kandang menjadi harga mati bagi skuad Maung Bandung demi menutup musim secara elegan. Kemenangan mutlak di laga terakhir dinilai menjadi penutup cerita perjuangan yang paling sempurna bersama Bobotoh.
Kondisi kebugaran fisik dan kesiapan mental para pemain dipastikan berada dalam level tertinggi usai menjalani laga tandang berat sebelumnya. Kepercayaan diri tim kian berlipat ganda karena mereka berpeluang mencetak sejarah baru di kompetisi domestik.
“Kita bisa lihat kami adalah juara back-to-back dan InsyaAllah bisa hattrick, doakan saja, semoga terlaksana tahun ini.”
Modal berharga telah dikantongi tim setelah berhasil mencuri poin penuh dari markas PSM Makassar pada pekan sebelumnya. Momentum positif tersebut wajib dipertahankan agar ambisi merengkuh gelar ketiga secara beruntun tidak kandas di akhir cerita.
Baca Juga: Umuh Muchtar Minta Persib Bandung Tak Terlena, Target Tetap Menang Lawan Persijap
“Apalagi di laga-laga seperti itu, mental sangat penting. Bisa cetak gol di akhir pertandingan itu adalah menunjukan bahwa mental kami lebih baik,” ungkap Beckham Putra.
Manajemen dan pemain sangat berharap euforia menyambut pesta juara ini tidak dinodai oleh tindakan yang merugikan. Penggemar yang hadir langsung di tribun maupun di area nonton bareng diminta tetap menjaga kondusivitas.
Faktor keamanan menjadi prioritas utama yang tidak boleh diabaikan di tengah atmosfer pertandingan yang diprediksi akan sangat tinggi. Kedewasaan suporter dalam mengawal laga final ini menjadi cerminan dari kesiapan klub menjadi juara sejati.
“Jadi, pesan khusus dari saya kepada para Bototoh, semoga tetap kondusif, aman, tertib, jaga semua karena ada keluarga yang tetap menunggu di rumah,” kata Beckham.
Ketatnya persaingan musim ini diakui menjadi salah satu kompetisi paling menguras energi sekaligus paling menarik sepanjang sejarah. Kepastian pemilik trofi yang harus ditentukan hingga menit-menit akhir musim menunjukkan peningkatan kualitas liga.
Sengitnya perebutan posisi puncak antara Persib Bandung dan Borneo FC telah berlangsung ketat sejak pertengahan musim. Konsistensi kedua tim dalam mendulang poin membuat penentuan gelar juara harus berlanjut hingga pekan ke-34.
Persib Bandung menyandang status sebagai juara bertahan setelah sukses mengamankan trofi pada dua musim berturut-turut sebelumnya. Laga kontra Persijap Jepara akhir pekan ini menjadi momentum pembuktian dominasi total Maung Bandung di sepak bola tanah air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan