Suara.com - Kiper Filipina, Kevin Ray Mendoza menegaskan dirinya akan fokus bersama Persib Bandung lebih dulu sebelum dirinya melawan timnas Indonesia.
Kevin Mendoza merupakan salah satu pemain yang dipanggil Filipina untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Namun sebelum bergabung dengan The Azkals, ia bakal berjuang lebih dulu bersama Persib Bandung di final BRI Liga 1.
Baru setelah itu, Mendoza akan gabung bersama Filipina untuk melawan Vietnam serta timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Jadwal padatnya tersebut tidak dipermasalahkan oleh Mendoza. Ia justru senang karena dibutuhkan negaranya.
"Saya merasa sangat baik. Saya senang karena pada laga sebelumnya saya berusaha untuk mendapatkan panggilan timnas Filipina," ucap Mendoza dikutip dari laman resmi Persib.
Meski begitu, kiper berusia 29 tahun ini menegaskan bakal fokus lebih dulu bersama Persib untuk memenangkan gelar BRI Liga 1.
"Tentu saja, ini jadi dorongan motivasi yang besar. Saya sangat senang performa kami di sini. Ini diharapkan bisa berlanjut di tim nasional dan kami bisa mendapat hasil positif. Tapi untuk saat ini, hanya PERSIB yang ada di pikiran saya," tegasnya.
Adapun Persib Bandung sendiri punya peluang besar untuk merengkuh trofi BRI Liga 1. Sebab, tim berjuluk Pangeran Biru sudah unggul agregat 3-0 atas Madura United.
Baca Juga: Disebut Kembaran Mamat Alkatiri, Begini Respons Ragnar Oratmangoen
Berita Terkait
-
Naturalisasi Calvin Verdonk Dikebut untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026, Media Vietnam: Kami Tak Punya Harapan
-
2 Alasan Shin Tae-yong Tak Perlu Khawatir dengan Absennya Maarten Paes di Timnas Indonesia
-
12 Pemain Andalan Absen, Tanzania Serius Lawan Timnas Indonesia Nggak Sih?
-
Elkan Baggott Hapus PSSI di Bio Instagram, Imbas Tak Dipanggil ke Timnas Indonesia?
-
Exco PSSI Tanggapi Hubungan STY dan Elkan Baggott yang Lagi Panas
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim