Suara.com - Jordi Amat, kapten Timnas Indonesia, kembali menjadi sorotan publik setelah menerima kartu merah dalam laga melawan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kejadian ini bukan pertama kalinya blunder fatal Jordi Amat merugikan tim Garuda.
Berikut 3 blunder memalukan Jordi Amat yang menuai kritik pedas:
1. Gol Bunuh Diri Memalukan di Basra
Pada pertemuan pertama melawan Irak di Stadion Internasional Basra tahun lalu, Jordi Amat mencoreng namanya dengan gol bunuh diri di menit ke-35.
Kesalahannya ini membuat Indonesia tertinggal 0-2 dan akhirnya menelan kekalahan telak 1-5.
2. Kehilangan Bola Fatal di Manila
Blunder Jordi Amat kembali terulang saat Timnas Indonesia bermain imbang melawan Filipina di Manila.
Upayanya menggiring bola ke area tengah lapangan justru berujung pada kehilangan bola dan kebobolan gawang Timnas.
3. Hadiah Penalti untuk Jepang di Piala Asia 2023
Permainan apik Timnas Indonesia di fase grup Piala Asia 2023 buyar seketika karena blunder Jordi Amat di menit ke-3.
Ia menarik badan pemain Jepang di kotak terlarang, berakibat penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh Ayase Ueda dan mengantarkan kekalahan bagi Timnas.
Blunder-blunder Jordi Amat ini tak pelak menuai kritik pedas dari publik dan menimbulkan keraguan atas kemampuannya memimpin tim.
Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia, pun angkat bicara dan mengakui bahwa mereka akan mengevaluasi performa Jordi Amat.
Berita Terkait
-
Syarat Poin Timnas Indonesia Agar Lolos Kualifikasi Piala Dunia 2026, Masih Ada Kesempatan?
-
3 Kesalahan Timnas Indonesia vs Irak Jangan Diulangi saat Lawan Filipina di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Rekap Negara ASEAN di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Timnas Indonesia Hancur, Hanya 1 Negara yang Menang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey