- Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Bank Indonesia mencatat kenaikan harga bahan pangan di pasar tradisional pada Senin, 10 Agustus 2026.
- Kenaikan harga paling mencolok terjadi pada berbagai jenis cabai serta seluruh kelas beras di tingkat nasional.
- Meskipun banyak komoditas naik, harga bawang merah, bawang putih, daging ayam, dan telur ayam justru mengalami penurunan.
Suara.com - Harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional mengalami kenaikan pada Senin (10/8/2026). Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai, sementara harga beras juga bergerak naik di seluruh kelas yang tercatat.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia yang dilihat melalui situs web bi.go.id/hargapangan pukul 09.17 WIB, rata-rata harga pangan nasional dari pasar tradisional di seluruh provinsi menunjukkan harga cabai rawit merah mencapai Rp59.650 per kilogram (kg).
Harga tersebut naik 2,67 persen atau Rp1.550 per kg dibandingkan hari sebelumnya. Kenaikan ini menjadi yang paling tinggi di antara komoditas pangan yang tercatat dalam data tersebut.
Kenaikan juga terjadi pada cabai merah besar yang mencapai Rp49.900 per kg, naik 1,73 persen atau Rp850. Sementara cabai merah keriting naik 1 persen atau Rp500 menjadi Rp50.400 per kg.
Harga cabai rawit hijau juga meningkat 0,57 persen atau Rp300 menjadi Rp52.600 per kg.
Pergerakan harga beras juga menunjukkan tren kenaikan. Beras kualitas bawah I naik 0,34 persen atau Rp50 menjadi Rp14.800 per kg, sedangkan beras kualitas bawah II naik 0,34 persen menjadi Rp14.600 per kg.
Untuk beras kualitas medium I, harganya naik 0,30 persen atau Rp50 menjadi Rp16.450 per kg. Beras medium II naik 0,31 persen menjadi Rp16.250 per kg.
Kenaikan juga terjadi pada beras kualitas super. Beras super I naik 0,28 persen atau Rp50 menjadi Rp17.750 per kg, sedangkan beras super II naik 0,29 persen menjadi Rp17.200 per kg.
Selain beras dan cabai, harga daging sapi turut mengalami kenaikan. Daging sapi kualitas 1 tercatat Rp151.750 per kg, naik 0,4 persen atau Rp600.
Sementara daging sapi kualitas 2 mencapai Rp143.050 per kg, naik 0,63 persen atau Rp900.
Harga gula pasir lokal juga naik tipis 0,26 persen atau Rp50 menjadi Rp19.150 per kg. Gula pasir kualitas premium masih berada di level Rp20.300 per kg dan tercatat tidak mengalami perubahan.
Kenaikan juga terjadi pada minyak goreng kemasan. Minyak goreng kemasan bermerek 1 naik 0,62 persen atau Rp150 menjadi Rp24.450 per kg. Minyak goreng kemasan bermerek 2 naik 0,21 persen atau Rp50 menjadi Rp23.500 per kg.
Sementara itu, minyak goreng curah tercatat Rp20.450 per kg dan tidak mengalami perubahan.
Di tengah kenaikan sejumlah komoditas, beberapa bahan pangan justru mengalami penurunan harga.
Harga bawang merah ukuran sedang turun 1,49 persen atau Rp600 menjadi Rp39.550 per kg. Bawang putih ukuran sedang juga turun 1,32 persen atau Rp550 menjadi Rp41.050 per kg.
Harga daging ayam ras segar turun 0,25 persen atau Rp100 menjadi Rp40.050 per kg. Penurunan juga terjadi pada telur ayam ras segar yang turun 0,17 persen atau Rp50 menjadi Rp29.450 per kg.