Suara.com - Korea Selatan menang telak 7-0 atas Singapura dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, di Stadion Nasional Singapura, Kamis (6/6/2024) malam.
Kapten tim berjuluk Taeguk Warriors, Son Heung-min tampil prima dengan mencetak dua gol dalam pesta tersebut.
Hanya saja, pemain Tottenham Hotspur malah ketiban sial sepanjang pertandingan.
Saat melawan Singapura, pemain berusia 31 tahun itu harus mendapatkan terprovokasi dari pendukung tuan rumah.
Son Heung-min memiliki reputasi sebagai salah satu pesepakbola terbaik yang pernah ada. Kapten Tottenham Hotspur dan Korea Selatan ini paling sering menunjukkan sikapnya dalam berinteraksi dengan suporter.
Bahkan, Son Heung-min tak segan melambaikan tangan kepada mereka saat berada di lapangan hijau ketika jeda pertandingan, termasuk juga di balik pintu tertutup. Ini menunjukkan jika dirinya selalu berusaha sebaik mungkin untuk berhenti menyapa penggemar dan media.
Namun, seseorang tidak akan mencapai apa yang telah ia capai dalam kariernya yang kini telah memantapkan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik dunia, tanpa memiliki sifat buruk dalam dirinya sekalipun jika diperlukan.
Melansir Hops.id dari ESPN, suporter Singapura di Stadion Nasional Singapura bahkan mulai mencemooh Son Heung-Min setelah peluit pembuka dibunyikan.
Jika mencoba sedikit permainan untuk memanfaatkannya dalam upaya memberi tuan rumah keuntungan apa pun memang menjadi motivasi di balik ejekan tersebut.
Baca Juga: Timnas Indonesia Raih Hasil Terburuk di Antara para Rival di ASEAN
Namun, ejekan suporter Singapura sudah terbentuk sebelumnya, bahkan sebelum bola ditendang kemudian hal itu menjadi bumerang bagi pemain Singapura.
Setelah Lee Kang-In dan Joo Min-kyu sama-sama mencetak gol di 20 menit pertama, Son menampilkan penampilan luar biasa setelah jeda untuk menginspirasi tim Korea Selatan meraih kemenangan telak 7-0 atas Singapura.
Hasil telak ini memastikan tempat mereka di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dengan satu pertandingan tersisa.
"Buatku, itu tetap menyenangkan. Meski aku dicemooh, dan juga kata-kata buruk yang diucapkan, tetap saja aku menikmatinya. Aku juga punya banyak penggemar di Singapura, dan aku mengapresiasinya," kata Son Heung-min.
"Ketika (dua tim) bermain melawan satu sama lain, itu seperti perang. Sebagai seorang penggemar, Anda tidak dapat mendukung pemain lawan dan saya sangat memahaminya," lanjut Son Heung-Min.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Jay Idzes Dkk Sukses Tahan Imbang Juventus, Fabio Grosso: Keberanian Kami Dibayar Lunas
-
Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola
-
Eliano Reijnders Siap Sikut Rekan Sendiri Demi Masuk Starting XI Timnas Indonesia
-
Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Elkan Baggott Duet dengan Jay Idzes?
-
Kabar Buruk dari Jerman! Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Cedera Lutut
-
Juventus Tak Mampu Kalahkan Jay Idzes Cs, Begini Luapan Kekecewaan Spalletti
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes
-
Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus