Suara.com - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Ferry Paulus, mengklaim peningkatan kuota pemain asing memberikan manfaat besar untuk sepak bola Indonesia.
PT LIB telah menambah kuota pemain asing untuk Liga 1 2024-2025, dari 5+1 pemain ASEAN menjadi 6+2 pemain Asia.
Namun, hanya 5+1 pemain Asia yang diizinkan menjadi starting eleven setiap tim peserta.
Kebijakan tersebut menciptakan kontroversi di kalangan penggemar sepak bola Indonesia karena dinilai dapat mengurangi peluang pemain lokal.
Ada Manfaatnya Juga Kok!
Namun, ada yang mendukung langkah ini karena mendorong pemain lokal untuk meningkatkan performa mereka agar bisa bersaing di level yang lebih tinggi.
Ferry Paulus, Direktur Utama PT LIB, meyakini peningkatan kuota pemain asing akan membawa manfaat besar untuk sepak bola Indonesia, termasuk dalam hal transfer pengetahuan kepada pemain lokal.
Menurutnya, regulasi ini memungkinkan pemain lokal untuk bertukar ilmu dengan pemain asing, yang diharapkan akan meningkatkan kualitas mereka dan kontribusi mereka bagi tim nasional.
"Transfer pengetahuan itu penting. Kita harus terbuka untuk belajar dari kompetisi yang berkualitas seperti di Eropa."
Baca Juga: Tanpa Jordi Amat, Pelatih Filipina Merasa Timnas Indonesia Masih Mengerikan
"Meskipun pemain asing memiliki kebebasan, pemain tim nasional tetap memberikan kontribusi besar."
"Ada banyak pengetahuan yang bisa dipetik dari para pemain nasional," tambahnya.
Paulus juga menekankan pentingnya pembelajaran dari kompetisi Eropa.
Ferry Paulus menyanggah anggapan bahwa peningkatan kuota pemain asing akan menghambat perkembangan sepak bola nasional.
Menurutnya, kehadiran pemain asing justru akan meningkatkan daya saing pemain lokal, dan pembatasan ini tidak akan memperlambat perkembangan mereka.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara