Suara.com - Manajemen Malut United FC mempersiapkan tim secara maksimal untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2024-2025, termasuk menambah kekuatan di barisan depan tim berjulukan Laskar Kie Raha itu dengan menggaet pemain depan Yandi Sofyan.
"Yandi punya pengalaman bermain di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Pengalamannya tentu bisa membantu Malut United bersaing di Liga 1 musim 2024-2025," kata pelatih kepala Malut United, Imran Nahumarury di Ternate, Selasa seperti dimuat Antara.
Malut United resmi merekrut Yandi Sofyan (32 tahun) dengan kontrak berdurasi satu tahun. Yandi menjadi rekrutan ketujuh yang diumumkan Malut United dalam masa persiapan menjelang Liga 1 2024-2025.
Sebelumnya, manajemen Malut United telah mengumumkan kedatangan Muhammad Fahri (kiper), Manahati Lestusen (gelandang bertahan), Safrudin Tahar (bek), dan Wahyu Prasetyo (bek). Ditambah 2 pengisi slot pemain asing, yakni Tatsuro Nagamatsu dan Wbeymar Angulo.
Kehadiran Yandi sebagai penyerang akan menambah kekuatan dan opsi di lini serang Laskar Kie Raha. Pesepak bola yang pernah menimba ilmu sepak bola dalam program SAD Uruguay ini bisa bermain sebagai penyerang tengah, sayap kanan, dan sayap kiri.
Pelatih kepala Malut United, Imran Nahumarury, punya alasan untuk mendatangkan penyerang kelahiran Garut ini.
Keyakinan tim pelatih dalam merekrut Yandi tak lepas dari pengalaman yang dimiliki adik mantan striker timnas, Zaenal Arif. Yandi tercatat pernah bermain di 4 benua, yakni Amerika Selatan, Eropa, Australia, dan Asia.
Penyerang kelahiran 25 Mei 1992 ini menimba ilmu sepak bola dan meraih pengalaman di Amerika Selatan bersama SAD Uruguay (2008-2011).
Lalu, Yandi mencicipi sepak bola di Benua Biru saat bermain untuk klub kasta kedua Liga Belgia, CS Vise (2011-2013). Yandi kemudian mendapatkan kesempatan menjajal atmosfer sepak bola Benua Australia kala berlatih bersama Brisbane U21 (2013-2014).
Baca Juga: 3 Pemain yang Diprediksi Diparkir STY Saat Timnas Indonesia Lawan Filipina
Sementara di Benua Asia, Yandi meraih pengalaman di empat tim lokal, yakni Persib Bandung (2014-2017), Bali United (2017-2019), Persikota Tangerang (2021), dan Persikabo 1973 (2022-2024).
Yandi mencatatkan 11 gol dan 2 assist dalam dua musim perjalanan kariernya bersama klub terakhir, Persikabo 1973. Dia bermain reguler bagi skuad Laskar Padjajaran hingga akhir musim BRI Liga 1 2023-2024.
"Manajemen melihat kebutuhan tim dan percaya pada pilihan pelatih untuk mendatangkan Yandi Sofyan sebagai tambahan kekuatan di barisan penyerangan," ucap COO Malut United, Willem D. Nanlohy.
Kini, Yandi resmi melanjutkan karier bersama Malut United yang akan menjalani musim perdana di divisi teratas sepak bola Tanah Air.
"Saya siap berjuang bersama Malut United di Liga 1," ujar Yandi usai resmi mengikat komitmen bersama Laskar Kie Raha
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
ABM LOC Pastikan Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia Siap Digelar di Stadion Manahan
-
Paraguay Singkirkan Jerman di Piala Dunia 2026, Gustavo Alfaro Bongkar Kunci Suksesnya
-
Resmi Gabung Persija Jakarta, Aqil Savik: Tujuan yang Tepat!
-
Maxwell Resmi Tinggalkan Indonesia, Eks Striker Persija Tidak Gabung Persib Bandung
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia