Saat itu itu Baggott diturunkan dalam laga uji coba melawan Afganistan. Awalnya, ia disiapkan memperkuat Timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 2021 yang pada akhirnya batal karena pandemi Covid-19
PSSI Ogah Pusingkan Elkan Baggott
Ketua Umum PSSI Erick Thohir seperti tidak terlalu memusingkan polemik Elkan Baggott ini. Sosok yang juga menteri BUMN itu hanya mencari pemain-pemain yang serius berjuang buat tim nasional.
Tanpa Elkan, Timnas Indonesia menurut Erick harus tetap berjalan. Itulah kenapa tim Merah Putih butuh kedalaman skuad yang bagus untuk mengantisipasi hal ini.
"Saya harapkan juga pemain harus serius, buat semua, ya bukan hanya buat Elkan, buat semua pemain yang memang setengah-setengah memperkuat tim nasional," ungkap Erick Thohir.
"Ya kita juga nggak mau memaksa, tapi kan tim Indonesia akan jalan terus tanpa siapapun, ya kalau gak mau main, ya kita cari lagi pemain lain yang mau Merah-Putih," ia menambahkan.
Untungnya, posisi Elkan Baggott saat ini sudah ada pemain-pemain bagus. Sebut saja Justin Hubner, Jay Idzes, Rizky Ridho, dan Jordi Amat. Bahkan Nathan Tjoe-A-On dan Sandy Walsh bisa bermain di posisi bek tengah
Dibuang Sayang
Elkan Baggott sejatinya punya prospek yang bagus bersama Timnas Indonesia. Statistik sang pemain bersama Tim Merah Putih bisa dibilang tidak jelek.
Baca Juga: Pemain Inti dan Cadangan Dahsyat, Berikut Posisi Paling Solid di Timnas Indonesia Saat Ini
Dilansir dari Transfermarkt, Elkan sudah memainkan 23 laga resmi bersama Timnas Indonesia di level senior. Pemain yang sempat berseragam Gillingham itu sudah mencetak dua gol.
Terakhir kali Elkan tampil untuk Timnas Indonesia saat babak 16 besar Piala Asia 2023 melawan Australia pada 28 Januari 2024. Elkan tampil selama 90 menit, tapi Timnas Indonesia dibantai 0-4.
Setelah itu, nama Elkan tidak lagi ada dalam skuad Timnas Indonesia. Sempat ada pertandingan dua kali melawan Vietnam dalam putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 21 dan 26 Maret.
Informasi saat itu menyebut Elkan Baggott mengalami cedera. Hal ini juga yang membuat STY tidak membawanya ke Piala Asia U-23 2024 di Qatar pada 15 April lalu.
Seiring berjalannya waktu Elkan pun pulih menyusul kegagalan Timnas Indonesia U-23 lolos ke Olimpiade dari jalur Piala Asia U-23. Elkan pun kemudian dipanggil untuk membantu Timnas Indonesia U-23 di play-off menuju Olimpiade, sayangnya tidak ada respons.
Pengamat sepak bola Tanah Air Kesit Budi Handoyo menyebut situasi itu jangan sampai membuat Elkan Baggott menjadi terbuang. Menurutnya, sang pemain bisa menjadi opsi lain bagi STY di Timnas Indonesia.
Apalagi, Timnas Indonesia dipastikan lolos ke putaran tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Armada Shin Tae-yong butuh ke dalaman skuad yang sama hebatnya antara pemain inti dan cadangan.
"Saya pikir pemain sekelas Baggott masih sangat dibutuhkan di Timnas, walau ada pemain lain kaya Jay Idzes. Kalau ada Baggott pilihan STY buat menurunkan formasi terbaiknya jadi banyak," ujar Kesit saat dihubungi Suara.com, Senin (3/6/2024).
"Jadi kita gak boleh juga Baggott merasa sok kita melupakan dia punya kemampuan. Saya pikir dia pemain yang diperlukan kehadirannya di tim nasional," jelasnya.
Elkan Baggott Harus Buka Suara
Masalah Elkan Baggott semakin melebar ke mana-mana. Penyebabnya adalah sang pemain sampai dengan saat ini belum memberikan tanggapan mengenai polemik yang terjadi.
Hal ini tentu membuat bingung pecinta sepak bola Tanah Air. Tak cuma Baggott, Ipswich Town klub sang pemain juga tak merespons apapun.
"Kita sebenarnya tidak tahu ini apa yang terjadi dengan Baggott. Tapi, kalau bicara soal tak hadir (ke play-off Olimpiade) yang paling masuk akal memang dia sedang konsentrasi bersama klubnya," jelas Kesit.
"Kalau memang alasan itu kita harus bisa menerima karena di luar negeri klub itu menjadi tempat di mana mereka jadi prioritas karena di situ di gaji. Dia punya kewajiban terhadap klubnya apalagi klubnya dalam posisi sedang genting."
"Seperti Jay Idzes punya tugas buat angkat timnya ke Serie A dan berhasil. Kalau alasannya seperti itu saya pikir ya PSSI tak boleh protes atau komplain," ucapnya.
Tetapi, jika Baggott punya alasan lain seperti ingin istirahat atau berlibur beda cerita. Kesit berharap Baggott segera buka suara supaya permasalahan tidak melebar ke mana-mana.
"Makanya memang lebih tepat Baggott yang harus cerita mengungkap itu, kenapa (alasannya)?" pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA
-
Mulut Pedas Zlatan Ibrahimovic Bikin Thierry Henry Melongo saat Siaran Piala Dunia 2026
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
-
Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0
-
Fakta Gila Maroko vs Skotlandia: Ismael Saibari Samai Rekor Mo Salah di Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Ngamuk Hajar Haiti 3-0, Matheus Cunha Cetak Dua Gol