Suara.com - Selain dikenal trengginas di lapangan hijau, sosok bek Timnas Indonesia Justin Hubner nyatanya juga garang saat bermain sosial media.
Hal itu bisa dilihat dari unggahan di Insta story pemain Wolverhampton tersebut baru-baru ini.
Lewat unggahannya, Justin Hubner yang kini berstatus pemain pinjaman di Cerezo Osaka tersebut tetiba menyentil soal pemain keturunan.
Ia menyorot soal pemain keturunan yang sebelumnya tak mau bermain untuk Timnas Indonesia, tapi kini mereka ingin bergabung setelah melihat performa skuat garuda.
"Sebelumnya ga ada satupun yang mau main untuk Indonesia dan sekarang mereka melihat kita sangat hebat dan mereka baru mau bergabung, orang lucu," tulisnya seperti dikutip Jumat (14/6/2024).
Meski begitu pernyataan Justin Hubner tersebut masih urung jelas ditujukan ke sosok pemain keturunan yang mana.
Tapi bila dilihat momentumnya, pasca Timnas Indonesia lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, sejumlah pemain keturunan santer dikaitkan untuk memperkuat skuat Merah Putih.
Diantara nama pemain keturunan yang hangat dikaitkan dengan Timnas Indonesia itu diantaranya ada sosok Mees Hilgers dan Ole Romeny.
Kedua pemain keturunan itu dikaitkan bakal gabung Timnas Indonesia setelah kedapatan memberikan komentar di akun Calvin Verdonk yang mengunggah debutnya bersama Timnas Indonesia.
Baca Juga: Justin Hubner Ajak Fans Indonesia Dukung Belanda di Euro 2024
Mees Hilgers sendiri sebetulnya merupakan incaran Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia sejak lama.
Ia bahkan nyaris menjalani proses naturalisasi. Tapi di perjalanan, pemain Twente tersebut berubah pikiran.
"Ia tiba-tiba saja berubah pikiran sehingga proses peralihan kewarganegaraan terpaksa dibatalkan," terang eks Anggota Exco PSSI Hasani Abdul Gani.
Sementara itu Mees dalam kesempatan lain mengaku tak menolak untuk bergabung dengan Timnas Indonesia, hanya saja ia masih gamang dan berharap bisa dipanggil ke skuat Belanda.
"Saya sudah kontak dengan mereka tapi kalau saya terbuka, saya kira bisa diatur dengan cukup cepat mungkin agak terlalu dini untuk menentukan pilihan Indonesia. Tapi semuanya bisa terjadi dengan cepat dalam sepak bola anda tak tahu apa yang akan terjadi,' kata Mess Hilgers awal 2024 lalu.
Selain Mees Hilgers dan Ole Romeny, ada pula pemain keturunan yang juga santer dikaitkan dengan Timnas Indonesia, dia adalah Damian van Djik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan