Suara.com - Penjaga gawang keturunan Indonesia, Maarten Paes, kini tampaknya bakal kedatangan pesaing baru setelah muncul sosok kiper bernama Daniel Klein yang siap dinaturalisasi Timnas Indonesia.
Dalam beberapa waktu terakhir, Daniel Klein menjadi salah satu pemain yang namanya mencuri perhatian publik di tengah macetnya proses administrasi yang menghambat Maarten Paes memperkuat Timnas Indonesia.
Penjaga gawang berusia 191 cm tersebut bahkan sudah menyatakan kesiapannya untuk membela Timnas Indonesia. Hal ini diketahui dari Instagram @ahmad.reza_85 via @nusantara.ballers.
Jika Daniel Klein bisa melanjutkan proses naturalisasinya untuk menjadi WNI, tentu peluang Maarten Paes untuk menjadi kiper andalan Timnas Indonesia memunculkan tanda tanya karena statusnya saat ini yang masih menggantung.
Sebetulnya, bagaimana perbandingan karier Maarten Paes dan Daniel Klein? Siapa penjaga gawang yang paling berkualitas untuk memperkuat Timnas Indonesia? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
1. Sama-sama Jebolan Timnas
Maarten Paes dan Daniel Klein sebetulnya sama-sama berstatus penjaga gawang jebolan tim nasional di tanah kelahirannya masing-masing. Paes, misalnya, sempat menjadi andalan Timnas Belanda junior.
Kiper kelahiran Utrecht itu tercatat pernah berkarier bersama Belanda U-18, U-19, U-20, hingga U-21. Hal yang tak jauh berbeda juga dialami Daniel Klein karena pernah jadi kiper Timnas Jerman junior.
Pemain berusia 23 tahun itu tercatat pernah bermain untuk berbagai kelompok junior, mulai dari level U-15, U-16, U-17, U-18, hingga U-19.
Baca Juga: Live Streaming Timnas Indonesia U-16 vs Singapura: Dukung Garuda Muda Menuju Puncak Juara!
2. Beda Pengalaman
Daniel Klein memang masih belum punya banyak pengalaman dibandingkan Maarten Paes. Sebab, sebagian besar kariernya dihabiskan di Liga Jerman bersama sejumlah klub. Mulai dari Hoffenheim II, FC Augsburg, hingga SV Sandhausen.
Sementara itu, Maarten Paes telah malang melintang bersama sejumlah klub. Di Liga Belanda, dia pernah bermain bersama NEC Nijmegen hingga FC Utrecht. Sedangkan di Amerika Serikat, dia bermain untuk FC Dallas.
3. Kasta Tertinggi
Apabila ukurannya adalah penampilan di kasta tertinggi, maka Maarten Paes terhitung lebih berpengalaman dibandingkan Daniel Klein. Sebab, Paes pernah bermain di Eredivisie dengan total 44 caps.
Sementara itu, saat dirinya bergeser ke Liga Amerika Serikat, dia sudah menjadi langganan FC Dallas di ajang Major League Soccer (MLS). Sejauh ini, dia telah mengumpulkan 79 kali penampilan.
Sedangkan Daniel Klein masih belum banyak bermain di kasta tertinggi. Dia belum sekalipun mengukir penampilan di ajang Bundesliga. Itu artinya dia masih belum bermain di level terbaik.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Live Streaming Timnas Indonesia U-16 vs Singapura: Dukung Garuda Muda Menuju Puncak Juara!
-
Harga Pasar Daniel Klein, Kiper Keturunan 191 Cm yang Nyatakan Siap Bela Timnas Indonesia
-
Media Korea Selatan Ungkap Potensi 'Bajak' Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia
-
Media Vietnam Prediksi 3 Pemain Timnas Indonesia U-16 yang Akan Bersinar
-
Liga 1 Tetap Bergulir saat Piala AFF 2024, PSSI Tiru Metode 'Golden Generation' Belgia?
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Timnas Haiti ke Piala Dunia 2026, Sepak Bola Jadi Juru Damai di Tengah Krisis Keamanan dan Politik
-
Aturan Baru Piala Dunia 2026: FIFA Sahkan Regulasi Pembatalan Gol Akibat Pelanggaran Bola Mati
-
Arne Slot Tulis Surat Perpisahan untuk Liverpool
-
John Terry Paham Perasaan Gabriel: Saya Pernah di Posisi Itu
-
Respons Melbourne City Usai Mathew Baker Promosi ke Timnas Indonesia Senior
-
James Milner Pensiun di Usia 40 Tahun, Akhiri Karier Legendaris Setelah 24 Musim di Liga Inggris
-
Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026 Setelah FIFA Match Day
-
Mathew Baker Naik Kelas, Nova Arianto Bangga Target Utama Cetak Pemain Senior Tercapai
-
Antonio Rudiger Bertahan, Alasan Real Madrid Tunda Pengumuman Resmi Kontrak Baru Sang Bek
-
John Herdman Waspadai Malaysia dan Thailand di Piala AFF 2026