Suara.com - Manajer Manchester United, Erik ten Hag (ETH) kabarnya berencana melakukan perubahan di staf kepelatihannya jelang musim 2024/2025. Tak tanggung-tanggung, legenda Setan Merah, Ruud van Nistelrooy diajak masuk staf kepelatihan Ten Hag.
Erik ten Hag dipastikan bertahan di Manchester United untuk musim 2024/2025, setelah sebelumnya di bawah tekanan pemecatan usai performa buruk Setan Merah di kampanye 2023/2024 meski berhasil menjuarai Piala FA.
Investor baru Manchester United, Sir Jim Ratcliffe di bawah perusahaan INEOS diketahui telah mendekati sederet pelatih. Namun setelah menimbang-nimbang, ETH adalah pilihan terbaik untuk tetap menukangi Manchester United musim depan.
Setelah dipastikan bertahan, Ten Hag kabarnya siap melakukan perubahan di staf kepelatihan Manchester United.
Diklaim pakar transfer Fabrizio Romano, Ten Hag dan Manchester United telah mendekati Ruud van Nistelrooy untuk mengajak pria 47 tahun itu comeback ke Old Trafford. ETH dan Van Nistelrooy sendiri sama-sama berkebangsaan Belanda.
Van Nistelrooy pernah memperkuat Manchester United sebagai pemain medio 2001-2006. Ia dikenal sebagai penyerang yang ganas dengan torehan 150 gol dari 219 pertandingan bersama Setan Merah.
Mantan bomber Timnas Belanda itu juga sudah berpengalaman sebagai pelatih kepala dengan menukangi tim elite Belanda, PSV Eindhoven pada musim 2022/2023 lalu, membawa klub tersebut juara KNVB Cup dan Johan Cruyff Shield.
Van Nistelrooy bukan dipecat PSV waktu itu, melainkan dia sendiri yang memutuskan mundur karena merasa tak mendapat dukungan dari klub.
Namun, rencana Manchester United kembali rutin melihat sosok Van Nistelrooy di Old Trafford bisa jadi tak akan terwujud, setidaknya untuk dalam waktu dekat.
Baca Juga: Diminati Manchester United, Konsentrasi Bek Andalan Italia sampai Terpecah di Euro 2024
Pasalnya, tim yang baru terdegradasi dari Premier League, Burnley, kabarnya sangat berhasrat untuk menjadikan Van Nistelrooy sebagai pelatih baru mereka, menggantikan Vincent Kompany yang pindah ke Bayern Munich.
Bisa jadi posisi pelatih kepala di Burnley, meski mereka hanya akan tampil di Divisi Championship (divisi dua Inggris) musim depan, lebih menggiurkan untuk Van Nistelrooy ketimbang hanya jadi asisten Ten Hag di Manchester United.
Van Nistelrooy sebelumnya juga pernah bekerja sebagai asisten manajer Timnas Belanda pada dua periode, yakni di 2014-2016 dan 2019-2022.
Berita Terkait
-
Nama Jay Idzes Ikut Terseret dalam Pusaran Rumor Transfer Manchester United
-
Nicky Butt Percaya Jose Mourinho Pelatih yang Cocok untuk Tangani Manchester United
-
Diperkuat Eks Man United, Kongo Ukir Sejarah Lolos ke Piala Dunia Setelah 52 Tahun
-
Manchester United Targetkan Elliot Anderson untuk Bursa Transfer Musim Panas
-
Manchester United Incar Gelandang Juventus Khephren Thuram
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Analisis Kemenangan Persija Jakarta Atas Persebaya Surabaya, Jadi Sinyal Kebangkitan Macan Kemayoran
-
Ajax Tempel Ketat Zona Liga Champions Setelah Maarten Paes Catat Clean Sheet Sempurna
-
Hasil Super League: Persija Jakarta Bantai Persebaya 3-0 di Stadion GBK
-
Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Legenda Persija Sutan Harhara Meninggal Dunia
-
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono: Jangan Nilai dari Satu Laga
-
Bukan Persija atau Borneo, Tavares Pilih Persib Kandidat Kuat Juara Super League
-
Tanpa 5 Pilar Utama, Persija Tak Gentar Jamu Persebaya di GBK
-
Souto Akui Thailand Favorit, Tapi Timnas Futsal Indonesia Siap Beri Kejutan
-
Skuad Pincang Bukan Halangan, Persija Jakarta Siapkan Taktik Lumat Persebaya