Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong ternyata tidak masuk sebagai calon pelatih Timnas Korea Selatan unggulan. Hal itu diumumkan Media Korea Selatan Wikitree dari koran Korsel JoongAng Ilbo.
Disebutkan dalam tulisan itu jika kemungkinan ada 2 orang yang paling kuat akan melatih Timnas Korea Selatan. Semuanya pelatih lokal.
"JoongAng Ilbo memperkirakan salah satu calon pelatih domestik, mantan pelatih sementara tim sepak bola nasional Kim Do-hoon dan pelatih Ulsan DH Hong Myung-bok, kemungkinan besar akan terpilih sebagai pelatih tim sepak bola nasional berikutnya," tulis wikitree.
Namun media itu juga tidak menutup mata jika isu Shin Tae-yong menjadi calon pelatih Korsel sangat kencang.
"Dikatakan, kemungkinan Shin Tae-yong, pelatih timnas sepak bola Indonesia yang belakangan disebut-sebut sebagai 'kartu kejutan' oleh sebagian komunitas sepak bola dalam negeri, ditunjuk menjadi pelatih timnas sepak bola berikutnya juga tidak menutup kemungkinan."
Sebelumnya, Media Korea Selatan, Best Eleven, melaporkan bahwa Shin Tae-yong masuk dalam kandidat pelatih baru Timnas Korea Selatan.
Hal ini tidak lepas dari performa apik Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia.
Best Eleven menurunkan artikel berjudul "Tajuk Sepak Bola Kim Tae-sok: Nama yang Jarang Disebut untuk Calon Pelatih Tim Nasional Berikutnya, Siapa pun yang Dipilih Akan Mendapat Perhatian Besar" pada Kamis (20/6/2024).
Artikel tersebut membahas tentang garis besar pelatih Korea Selatan selanjutnya setelah Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) memecat Jurgen Klinsmann pada Februari 2024.
Baca Juga: Erick Thohir Kasih Pesan ke STY yang Tak Hadir Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026
Saat ini, Korea Selatan ditangani oleh Kim Do-hoon sebagai caretaker.
Sejak Februari 2024, berbagai laporan menyebutkan bahwa KFA mempertimbangkan pelatih lokal untuk menggantikan Klinsmann.
Selain Shin Tae-yong, Kim Do-hoon dan nakhoda Ulsan Hyundai juga masuk dalam kandidat.
Pada Mei 2024, seorang pelatih Liga Korea Selatan yang tidak disebutkan namanya mengungkapkan pendapatnya bahwa Shin Tae-yong adalah pilihan yang paling masuk akal jika KFA kesulitan memilih pelatih asing dan pelatih Korea Selatan di K-League tidak bisa dipilih.
Alasannya, Shin Tae-yong telah menunjukkan kemampuannya di level internasional dengan membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Asia 2023.
Selain itu, kontrak Shin Tae-yong dengan Timnas Indonesia akan berakhir pada bulan ini, sehingga dia memiliki peluang untuk kembali ke Korea Selatan.
Namun, Kim Tae-sok juga menyinggung masalah gaji yang bisa menjadi penghalang bagi Shin Tae-yong untuk melatih Timnas Korea Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim