Suara.com - Kompetisi BRI Liga 1 2024/25 akan kick off awal Agustus 2024. Berbeda dengan musim lalu, kali ini kompetisi akan kembali menggunakan format kompetisi penuh double round robin tanpa babak Championship Series.
Gelandang Persib Bandung Marc Klok tak terlalu memikirkan format kompetisi yang berubah. Walau ia mengetahui jika Persib sepanjang sejarah belum pernah juara ketika kompetisi berjalan dengan sistem seperti ini. Hal tersebut akan jadi tantangan bagi sang juara bertahan.
“Saya tidak memikirkannya, memang di tahun ini begitu menyenangkan, kami menjuarainya dan tentu merasa senang. Tapi tahun depan tanpa Championship Series, mari kita jadikan ini tantangan baru dan buktikan kami bisa menjadi juara,” papar Klok seperti dikutip dari Liga Indonesia Baru.
Sementara itu pelatih kepala Bojan Hodak sebelumnya memberikan pendapat, jika liga berlangsung dengan kompetisi penuh maka itu bisa lebih adil. Setiap tim berusaha merawat peluang mereka di 34 laga untuk berada di papan atas dan menjadi nomor satu di akhir musim.
“Menurut saya untuk tahun ini akan jauh lebih adil karena jika ada tim yang benar-benar memulai liga dengan penampilan terbaik di 34 pertandingan akan menjadi juara,” sebutnya.
Persib dijadwalkan akan berkumpul kembali untuk memulai persiapan pra musim BRI Liga 1 2024/25 pada 1 Juli. Pelatih Bojan Hodak telah memberikan program untuk pemainnya agar melakukan latihan mandiri pada 10 hari terakhir mereka berlibur sebagai modal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan