Suara.com - Persaingan ketat di Grup C Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia tak membuat pelatih Timnas Australia, Graham Arnold pusing. Ia percaya diri dengan kans Australia lolos, termasuk dengan mengalahkan Timnas Indonesia dua kali.
The Socceroos --julukan Australia-- harus bertarung melawan raksasa Asia, Jepang, untuk mendapatkan tiket langsung lolos ke Piala Dunia 2026, namun pelatih Graham Arnold enggan terlalu ambil pusing.
Arnold enggan membuang energi untuk terlalu mengkhawatirkan Jepang, yang merupakan tim peringkat teratas Asia, di Grup C ini.
Terakhir kali Socceroos merasakan kemenangan melawan juara Asia empat kali itu adalah pada tahun 2009, namun Arnold tampaknya tidak tertarik untuk merevisi sejarah.
Arnold dengan tegas jika Australia hanya mengincar peringkat kedua di klasemen akhir Grup C, dan nantinya tetap lolos ke Piala Dunia 2026 di Kanada, Meksiko dan Amerika Serikat.
Arnold berencana fokus mengalahkan negara-negara lainnya di Grup C yakni Arab Saudi, Bahrain, China, dan Indonesia.
Untuk Timnas Indonesia, Arnold secara tersirat tampak menyepelekan skuad Garuda di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ini.
Pelatih Australia berusia 60 tahun itu pede bisa meraup 6 poin dari laga kandang dan tandang melawan Timnas Indonesia nanti,
“Jepang adalah tim yang bagus, akan jadi laga yang berat. Tapi, yang penting, sangat-sangat penting, adalah mengalahkan tim-tim di bawah kami,” kata Arnold dilansir dari media Australia, FTBL, Jumat (28/6/2024).
“Jika kami mengalahkan Saudi, mengalahkan Bahrain, mengalahkan China, kami harusnya baik-baik saja. Lalu kami mengalahkan Indonesia dua kali, kami akan langsung ke Piala Dunia 2026," sesumbar sang juru taktik.
Tim yang finis ketiga dan keempat di grup pada putaran ketiga ini setelah pertandingan kandang dan tandang dari September hingga Juni tahun depan akan dimasukkan ke babak penyisihan grup berikutnya.
Jepang membuat Australia harus melalui fase yang panjang tersebut pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 lalu.
Australia memang butuh perjalanan yang panjang untuk lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar.
Pada akhirnya, setelah memenangi laga play-off hidup mati antarkonfederasi melawan Peru, Australia berhasil lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022. Australia bahkan lolos ke babak 16 besar sebelum dihentikan oleh Argentina yang akhirnya menjadi juara.
"Harapan dan tujuan saya pada kualifikasi kali ini adalah lolos langsung," kata Arnold.
“Tidak ada seorang pun yang ingin melewati babak play-off. Tidak ada seorang pun yang ingin melalui adu penalti lagi," tukasnya.
Socceroos akan memulai kiprah di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan laga kandang menghadapi Bahrain pada 5 September 2024, sebelum away menghadapi Timnas Indonesia pada 10 September.
Tag
Berita Terkait
-
Puji Setinggi Langit Indonesia di Piala AFF 2026, Tijjani Reijnders Nyesel Lebih Pilih Belanda?
-
Analisis Timnas Indonesia vs Vietnam: Lini Tengah Kunci Garuda Raih 3 Poin
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
-
Bakal Diteror Mitchell Baker, Kiper Vietnam Gemetar: Akui Timnas Indonesia Bukan Lawan Mudah
-
Bernafsu Kalahkan Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Berencana Pakai Jimat di Pakansari
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan