Suara.com - Warganet atau netizen tidak terima dengan keputusan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang menjatuhkan sanksi untuk pelatih Tumnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) dan dua pemainnya, Justin Hubner serta Ivar Jenner.
Mereka pun berbondong-bondong menyerbu akun Instagram AFC, @theafchub untuk menuangkan rasa kecewa dan kekesalannya.
Shin Tae-yong, Ivar Jenner dan Justin Hubner mendapat sanksi berupa denda dengan jumlah besar buntut dari melontarkan kritik keras selama Piala Asia U-23 2024 lalu.
Sanski tersebut tertuang dalam rilis AFC pada Jumat (28/6/2024). Ketiganya masih memiliki hak untuk mengajukan banding.
Hubner dan Jenner diketahui kena denda 5 ribu dolar atau setara Rp81,7 juta. Sementara Shin Tae-yong lebih besar yakni 7.500 dolar alias sekitar Rp122,6 juta.
Keputusan AFC pun memantik reaksi warganet. Banyak yang merasa kesal dengan respons AFC terhadap kritik yang dilontarkan para penggawa Garuda.
"Bukannya memperbaiki kualitas wasit, malah kenakan sanksi kepada orang yg mengkritik," tulis salah satu warganet.
"Arabic Football Comedy," timpal lainnya.
"Mau berkomentar takut denda," tulis warganet lain.
Baca Juga: Resmi Perpanjang Kontrak 3 Tahun Lagi, STY Bertekad Terus Bawa Timnas Indonesia Mendunia
"Anti kritik, memanjakan wasit."
Salah satu kritik yang dilontarkan para pemain Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 2024 ketika Garuda tumbang 0-2 dari Qatar di matchday pertama Grup A pada 15 April lalu.
Tim Merah Putih harus menyelesaikan laga dengan sembilan pemain setelah Ivar Jenner dan Ramadhan Sananta mendapat kartu merah dari wasit asal Tajikistan, Nasrullo Kabirov.
Kartu merah Ivar Jenner jadi kontroversi lantaran sang pemain diberi kartu kuning kedua kendati dalam tayangan ulang tidak melakukan kontak atau pelanggaran terhadap pemain lawan.
Di sisi lain, para pemain Qatar dianggap tak mendapatkan hukuman yang pantas kendati memperaktikan permainan kasar terhadap para penggawa Garuda.
Berita Terkait
-
Pengamat Asing Ramalkan Timnas Indonesia Lanjut Round 4 Kualifikasi, Bisa Lolos Piala Dunia 2026?
-
Ada Apresiasi PSSI Dibalik Perpanjangan Kontrak Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
-
Bahrain Jangan Terlena Pernah Menang 10-0, Timnas Indonesia Dulu dan Sekarang Beda 180 Derajat!
-
Permintaan Shin Tae-yong Kepada Suporter Timnas Indonesia Usai Perpanjang Kontrak
-
Sama-sama Masuk Grup Neraka, China Diminta Tiru Strategi Timnas Indonesia
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%
-
9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
-
Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027
-
DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN
-
Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81
-
Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR
-
Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
-
Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun
-
DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil
-
Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon