Suara.com - Tergabungnya Timnas Bahrain dan Timnas Indonesia di grup neraka Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia mencuri perhatian Samir Chamam. Eks pelatih Timnas Bahrain itu mengingatkan agar negaranya jangan meremehkan Indonesia.
Dalam drawing Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang digelar kemarin di Malaysia, Timnas Bahrain yang ada di pot 4 masuk Grup C bersama Timnas Indonesia (pot 6).
Di grup ini juga ada sederet raksasa Asia langganan Piala Dunia macam Jepang, Australia, hingga Arab Saudi. Tak ketinggalan, ada China yang juga pernah tampil di Piala Dunia.
Di antara para 'Macan Asia', Timnas Indonesia boleh jadi adalah tim terlemah di Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ini.
Meski demikian, Samir Chamam sebagai mantan pelatih Timnas Bahrain tidak sependapat.
Dan meski Bahrain pernah menang super telak 10-0 atas Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia, yang jadi kekalahan terbesar skuad Garuda sepanjang sejarah, Chamam mengatakan itu tak bisa jadi indikator negaranya bisa menang mudah pada Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia nanti.
Chamam yang masih memantau perkembangan sepak bola Asia meminta kepada Bahrain agar tak memandang sebelah mata Timnas Indonesia.
“Di putaran ketiga (Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia) ini, semua pertandingan akan berlangsung pada level tertinggi dan kita juga harus mendapatkan performa terbaik dari semua tim yang ada,” tutur Chamam seperti dilansir ASEAN Football, Jumat (28/6/2024).
“Timnas Indonesia? Semuanya sudah berubah, skuad yang ada saat ini sudah sangat berubah dari saat Bahrain menang 10 gol. Indonesia tampil di Piala Asia (2023 yang digelar pada awal 2024 di Qatar) dan jadi satu-satunya tim Asia Tenggara di putaran ketiga ini," sambungnya.
Baca Juga: Haram Remehkan Timnas Indonesia, Pelatih China: Tak Ada Tim Lemah di Round 3 Kualifikasi Piala Dunia
"Mereka tim kuat, semua tim di grup ini kuat. Bahrain harus waspada."
Timnas Indonesia sendiri akan membuka kiprah di Grup C Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan tandang ke Arab Saudi pada 5 September, sebelum menjamu Australia lima hari setelahnya.
Sedangkan Bahrain akan menantang Australia (kandang) serta Jepang (tandang) pada dua laga awal mereka di Grup C.
Sementara duel Bahrain kontra Timnas Indonesia akan terjadi pada 10 Oktober 2024 serta pada 25 Maret tahun depan.
Tag
Berita Terkait
-
Kabar Buruk di Balik Fakta Gelandang Man City Mau Kenakan Jersey Timnas Indonesia
-
John Herdman Putar Otak Bikin Timnas 'Selevel' Jepang, Exco PSSI: Santai Saja
-
Persija Siap Rombak Sektor Kiper, Penjaga Gawang Berlabel Timnas Indonesia Jadi Incaran
-
Krisis Internal Timnas Curacao, Fred Rutten Mundur Usai Tekanan Pemain Minta Pelatih Lama Kembali
-
Publik Jepang Ramai-ramai Doakan Timnas Indonesia Tumbangkan Qatar di Piala Asia 2027
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Kabar Buruk di Balik Fakta Gelandang Man City Mau Kenakan Jersey Timnas Indonesia
-
Dua Gelar Juara di Depan Mata Arsenal Diterpa Kabar Buruk, Mikel Arteta Panik?
-
John Herdman Putar Otak Bikin Timnas 'Selevel' Jepang, Exco PSSI: Santai Saja
-
Sindiran Lamine Yamal ke Real Madrid hingga Kibarkan Bendera Palestina di Perayaan Juara Barcelona
-
Persaingan Juara Super League Kurang Adil? Persija Punya Masalah yang Tak Dimiliki Persib dan Borneo
-
Pengamat Soroti Ironi Persija Jakarta: Klub Ibu Kota, Kesulitan Punya Kandang Tetap
-
Persija Siap Rombak Sektor Kiper, Penjaga Gawang Berlabel Timnas Indonesia Jadi Incaran
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Masalah Tunggakan Gaji Tak Kunjung Usai, PSSI dan I.League Diminta Terapkan Audit Keuangan Ketat
-
Krisis Internal Timnas Curacao, Fred Rutten Mundur Usai Tekanan Pemain Minta Pelatih Lama Kembali