Suara.com - Pelatih Swiss Murat Yakin optimistis anak-anak asuhnya mampu mengalahkan Italia dan melaju ke babak perempat final Euro 2024.
Pertandingan Swiss vs Italia di babak 16 besar Euro 2024 akan digelar di Olympiastadion, Sabtu (29/6/2024) malam WIB. Duel tersebut akan menjadi laga pembuka fase gugur pertama turnamen ini.
"Kami adalah tim yang kompak, seperti yang telah kami tunjukkan dalam tiga pertandingan sebelumnya. Kami memiliki keyakinan penuh dalam kemampuan kami. Jika kami menikmatinya, kami bisa mengalahkan Italia," kata Yakin dalam jumpa pers pralaga.
Di laga ini, Yakin menyadari jika Swiss bukanlah favorit. Italia, dengan nama besar yang menyertainya, adalah unggulan.
Akan tetapi jika melihat performa kedua tim di fase grup, Yakin optimistis timnya mampu mengalahkan Italia. Tanpa bermaksud meremehkan Azzurri, menurut Yakin Swiss bermain lebih kompak sehingga mereka sangat berpeluang di laga ini.
"Italia adalah negara sepak bola yang lebih besar dari kami, itulah sebabnya kami dengan senang hati membiarkan mereka menjadi favorit," ujar Yakin.
"Apa yang membuat mereka berbahaya adalah mereka bisa bermain dengan berbagai cara. Tapi, mereka juga akan mengkhawatirkan kami," sambungnya dikutip laman resmi UEFA, Jumat (28/6/2024).
"Kami sedang dalam performa yang bagus, tidak dapat diprediksi dan akan mencoba untuk bangkit," tambahnya lagi.
"Italia mempunyai beberapa pemain hebat, jadi ini akan menjadi tantangan besar. Kami tetap fokus pada diri kami sendiri, namun juga perlu memastikan bahwa kami siap menghadapi kekuatan dan kelemahan yang dimiliki Italia."
Kedua tim terakhir kali berhadapan di ajang Kualifikasi Piala Dunia pada 2021 lalu dengan hasil sama kuat. Dua kali berhadapan dengan format kandang tandang, Swiss dan Italia bermain imbang 0-0 dan 1-1.
Dari lima pertemuan terakhir kedua tim, Italia, selaku juara bertahan Euro, hanya mengalahkan Swiss satu kali. Kemenangan tersebut terjadi di fase grup Euro 2020.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Seruan Boikot Menguat,DFBAkhiri Polemik: Jerman Tetap Ikut Piala Dunia 2026
-
Manchester United Butuh 'Paul Scholes Baru' di Bursa Transfer Musim Panas
-
Australia Bakal Mati-matian Pertahankan Luke Vickery dari Rayuan John Herdman
-
Putra Legenda Liverpool, Beau Redknapp Resmi Debut di Brentford U-21
-
Rizky Ridho Banjir Ucapan Selamat dari Skuad Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Eksklusif! Eks PSG Layvin Kurzawa Buka Suara: Soal Bobotoh dan Pilih Persib Bandung
-
Inter Milan Sapu Bersih 7 Laga Tandang, Cristian Chivu Masih Belum Puas
-
Profil Dzikry Lazuardi, Analis Baru Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Detik-detik John Herdman Dapat Asisten Pelatih Lokal untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Blusukan ke Eropa, Aksi Kevin Diks dan Dean James jadi Sorotan