Suara.com - Keputusan mengejutkan diambil kiper Ega Rizky Permana yang memutuskan kembali ke pelukan PSS Sleman.
Penjaga gawang berusia 31 tahun itu sejatinya menjadi pilihan utama klub asal Kalimantan Selatan, Barito Putra di kompetisi BRI Liga 1 musim lalu.
Belum lagi, PSS Sleman juga mendatangkan kiper jangkung asal Brasil, Alan Bernardon.
Namun, Ega Rizky justru menikmati kondisi itu. Dia ingin banyak belajar dari penjaga gawang asing tim Super Elang Jawa.
"Menurut sudut pandang saya, ini sesuatu dengan sisi positif. Hal tersebut bisa seperti belajar dan mendapatkan ilmu baru dari pelatih baru pun rekan pemain baru seperti Alan," ungkap Ega Rizky dilansir dari laman resmi klub, Jumat (5/7/2024).
Ega menambahkan, punya rekan penjaga gawang asing juga menjadi pengalaman pertama kalinya.
"Saya tidak menganggap ini sebuah persaingan. Hal paling penting saling mendukung satu sama lain. Siapa yang terbaik adalah yang bermain serta bisa memberikan hasil yang terbaik buat tim," paparnya.
Meski pernah bersama PSS dalam waktu panjang, menurut Ega faktor adaptasi masih perlu karena Ia kembali menjadi orang baru di PSS.
Pemain asal Banyumas itu menyatakan kehadiran koleganya yang masih bermain di PSS bersama dirinya sangat membantu beradaptasi.
Baca Juga: Pemain Anyar PSS Sleman Moon Chang-jin Ternyata Pernah Diasuh Shin Tae-yong
"Hal itu sangat membantu sekali beradaptasi lebih cepat. Sekali lagi bisa membantu adaptasi lebih cepat seperti yang saya perkirakan," tegasnya.
Kembali berkompetisi di musim baru ini, manajemen Super Elja memasang target berada di 6 besar klasemen akhir musim untuk memperbaiki prestasi di musim lalu.
Secara tegas, Ega menyampaikan keinginannya untuk meraih target tersebut.
"Kembalinya saya ke PSS pastinya membantu tim PSS mencapai target yang diberikan dari manajemen. Secara personal, saya ingin memberikan penampilan yang terbaik di setiap pertandingan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti