Suara.com - Gareth Southgate, pelatih timnas Inggris, melontarkan pujian setinggi langit kepada para pemainnya usai meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Belanda di semifinal Piala Eropa 2024.
Keputusan berani Southgate memasukkan pemain pengganti terbukti jitu, mengantarkan Inggris ke final melawan Spanyol.
Ollie Watkins, yang baru masuk menggantikan Harry Kane di menit ke-81, menjadi pahlawan kemenangan Inggris.
Pemain Aston Villa ini sukses memaksimalkan umpan matang Cole Palmer di menit ke-91, mengunci kemenangan timnya.
"Kami merasa, dengan mempertimbangkan energi, kami mulai sedikit kehilangan tekanan, dan Harry agak cedera. Ollie dapat menekan dan berlari ke belakang (pertahanan lawan). Kami merasa inilah saat yang tepat untuk mencobanya. Saya sampai kehabisan nafas untuk melihat Ollie mendapatkan momennya," ujar Southgate dikutip dari situs resmi UEFA.
"Dia pantas mendapatkan momen ini."
Pertandingan di Stadion BVB, Dortmund, berjalan sengit dan penuh drama.
Inggris harus tertinggal terlebih dahulu setelah Xavi Simons membawa Belanda unggul.
Namun, The Three Lions berhasil menyamakan kedudukan melalui penalti Kane.
Baca Juga: Suami di Inggris Tuntut Apple Rp103 Miliar, Diduga Gara-gara iPhone Bongkar Perselingkuhan
Southgate mengaku puas dengan performa timnya. "Kami menunjukkan mentalitas juara yang luar biasa. Kami pantang menyerah dan selalu berusaha mencari celah untuk mencetak gol," tuturnya.
Kemenangan ini mengantarkan Inggris ke final Piala Eropa 2024 untuk pertama kalinya sejak tahun 1966. Di partai puncak, mereka akan bertemu dengan Spanyol, juara bertahan.
"Kami selangkah lagi menuju kejayaan. Kami akan memberikan segalanya untuk meraih gelar juara," tegas Southgate.
Jalannya pertandingan
Inggris melaju ke final Piala Eropa 2024, setelah menang 2-1 atas Belanda pada pertandingan semifinal Piala Eropa 2024 di Stadion BVB, Dortmund, Rabu setempat atau Kamis dini hari WIB.
Pada pertandingan final, The Three Lions akan bertemu Spanyol, yang menang atas Prancis dengan skor yang sama yakni 2-1, pada semifinal yang dimainkan sehari sebelumnya.
Belanda unggul terlebih dahulu melalui sepakan Xavi Simons, tetapi kapten Inggris Harry Kane menyamakan kedudukan melalui eksekusi penaltinya. Pemain pengganti Ollie Watkins lantas menjadi penyelamat timnas Inggris melalui gol penentu kemenangannya pada menit ke-91.
Pelatih Inggris Gareth Southgate memainkan kembali Marc Guehi di lini pertahanan setelah ia menjalani skors, sedangkan pelatih Belanda Ronald Koeman memilih untuk memainkan Donyell Malen sejak awal di stadion yang sangat akrab dengannya sebagai pemain Borussia Dortmund.
Stadion di Dortmund itu merupakan tempat istimewa bagi Belanda, sebab di sanalah Jerman menang 2-0 atas Brazil yang membawa mereka melaju ke final Piala Dunia 1974.
Pertandingan baru berusia tujuh menit saat Simons mencetak gol indah untuk membuka keunggulan Belanda.
Ia mencuri bola dari Declan Rice dari jarak 35 meter ke gawang Inggris, dan bergerak maju sebelum melepaskan sepakan akurat yang gagal diantisipasi kiper Jordan Pickford.
Para pemain Belanda berlari ke arah para penggemar mereka yang berada di belakang gawang Inggris. Sedangkan Inggris untuk ketiga kalinya berada dalam situasi tertinggal pada Piala Eropa kali ini.
Meski demikian, seperti saat melawan Swiss pada perempat final, Inggris segera bereaksi dengan cepat.
Kane melepaskan sepakan yang memaksa kiper Bart Verbruggen melakukan penyelamatan dan beberapa saat kemudian ia melepaskan sepakan voli melambung ke atas kotak penalti, yang kemudian berbenturan dengan Denzel Dumfries.
Awalnya wasit Felix Zwayer tidak menganggap apa yang dilakukan Dumfries sebagai pelanggaran, tetapi ia kemudian melihat VAR dan memberikan penalti kepada Inggris.
Kane lantas menjadi algojo penalti. Sepakannya ke sudut kiri bawah gawang Belanda sebenarnya dapat ditebak kiper Verbruggen, tetapi bola melaju lebih cepat untuk masuk ke gawang Belanda. Skor kini imbang 1-1.
Gol tersebut lantas membuat pertandingan berlangsung semakin menarik. Dumfries menjadi penyelamat Belanda saat ia mampu menyapu bola sepakan Phil Foden sebelum melewati garis gawang.
Dumfries kemudian melepaskan tandukan yang membentur mistar gawang dari bola tendangan sudut Simons. Foden meresponnya dengan tembakan melengkung jarak jauh yang membentur tiang gawang Belanda.
Pelatih Belanda Koeman terpaksa menarik keluar Memphis Depay yang cedera, untuk digantikan dengan Joey Veerman. Ia lantas membuat pergantian lainnya saat turun minum, dengan menarik Malen untuk digantikan Wout Werghorst.
Laga kemudian berlangsung lebih kaku, ketika kedua tim bermain dengan hati-hati.
Pickford menggagalkan upaya Virgil van Dijk pada menit ke-65, dan Belanda mulai mengambil kendali permainan ketika para pemain utama Inggris mulai kelelahan.
Inggris sempat mencetak gol pada menit ke-79 saat Bukayo Saka menyambar umpan tarik Kyle Walker. Namun gol itu tidak disahkan karena offside.
Southgate kemudian memilih untuk menarik Kane dan Foden untuk digantikan Watkins dan Palmer. Keputusan itu terbukti tepat, karena Watkins berhasil menerima operan dari Palmer, untuk berbalik dan melepaskan sepakan mendatar yang masuk ke gawang Belanda. 2-1 untuk keunggulan Inggris.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Hasil Simulasi: Ini Syarat Mutlak Persija Bisa Juara Super League Musim Ini
-
Jelang Bentrok Liga Champions, PSG Goda Bintang Chelsea Enzo Fernandez
-
Ditanya Apa Bertahan di Atletio Madrid Musim Depan, Julian Alvarez: Maybe Yes, Maybe No
-
Ketua Federasi Iran: Pemain Kami Diculik Sebelum Dikasih Visa dari Australia
-
6 Fakta Menarik Jelang Duel Panas Real Madrid vs Manchester City Dinihari Nanti
-
Infantino Bawa Pesan Trump untuk Iran: Izin, Kalian Tetap Main kan di Piala Dunia 2026?
-
Donald Trump Kini Persilakan Timnas Iran Tampil di Piala Dunia 2026
-
Nyaris Kalah di Kandang Newcastle, Hansi Flick Ungkap Borok Performa Barcelona
-
Bantu AS Serang Iran, Israel Kena Batunya Sendiri: Turnamen Sepak Bola Terhenti
-
Hitung-hitungan Persija Jakarta Juara Super League, Bepe Tegaskan Masih Ada Peluang