Suara.com - Bos PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengungkapkan strategi jitu dalam perekrutan kiper Syahrul Trisna Fadillah.
Tim Laskar Mahesa Jenar berhasil mendatangkan kiper Timnas Indonesia dan sudah diumumkan secara resmi, Kamis (11/7/2024).
PSIS Semarang menambah kedalaman skuat di posisi penjaga gawang dengan mendatangkan Syahrul Trisna Fadillah jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2024/25.
Dihubungi Suara.com, Yoyok Sukawi menyebut kehadiran eks penjaga gawang Persikabo 1973 ini agar timnya memiliki banyak pilihan di bawah mistar.
"Kami datangkan Syahrul untuk menambah kedalaman skuat dan menciptakan persaingan yang sehat diantara penjaga gawang," kata Yoyok.
Yoyok menambahkan, manajemen sepakat supaya penjaga gawang banyak pilihan dan menciptakan persaingan yang sehat.
"Tim pelatih mengusulkan penambahan penjaga gawang dan mereka langsung berburu yang akhirnya dapat Syahrul," paparnya.
"Kami pun langsung menyetujui karena di posisi penjaga gawang supaya lebih banyak pemain yang siap main. Selamat datang Syahrul dan semoga bisa berkontribusi membawa PSIS berprestasi musim ini," jelas dia.
Sementara pelatih kiper PSIS, I Komang Putra menambahkan, kiper yang pernah membela PSS Sleman itu juga memiliki pengalaman baik di klub mau pun Timnas.
Baca Juga: 4 Pemain Asing Baru PSIS Semarang Mulai Gabung Latihan
"Kami juga antisipasi kalau Adi Satryo sering mendapat panggilan Timnas," ujar dia.
Syahrul sendiri terakhir memperkuat Persikabo sejak tahun 2017.
Ia beberapa kali mendapat panggilan Timnas dan terakhir penjaga gawang berusia 28 tahun ini bergabung bersama skuat Garuda di ajang pertandingan Kualifikasi Piala Dunia saat Timnas menghadapi Vietnam, Maret lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah