Gedung Pengungsi Jalur Gaza Roboh, 5 Orang Tewas

Rabu, 16 September 2026 | 12:07 WIB
Lima warga Palestina tewas dan puluhan lainnya tertimbun akibat bangunan pengungsian di Gaza City ambruk. (AL Jazeera)
  • Lima warga Palestina tewas dan puluhan lainnya tertimbun akibat gedung pengungsian ambruk.

  • Bangunan di Gaza City barat tersebut sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat pemboman Israel.

  • Tim penyelamat terus berupaya membongkar reruntuhan untuk menyelamatkan korban yang masih terjebak.

Suara.com - Sebanyak 5 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya hilang setelah sebuah bangunan tempat tinggal di Gaza City barat mendadak roboh. Bangunan tempat berlindung warga tersebut diduga kuat ambruk akibat struktur tembok yang rapuh seusai dihantam artileri Israel.

Tim Pertahanan Sipil Palestina sampai saat ini masih bekerja keras menggali puing-puing untuk menyelamatkan para korban yang terperangkap. Proses evakuasi terus berjalan berkejaran dengan waktu mengingat banyaknya korban selamat yang membutuhkan pertolongan medis secepatnya.

Warga terpaksa menempati bangunan yang tidak stabil secara struktur karena sudah tidak ada lagi tempat berlindung yang aman.

Lima warga Palestina tewas dan puluhan lainnya tertimbun akibat bangunan pengungsian di Gaza City ambruk. (AL Jazeera)

Laporan setempat menyebutkan bahwa gedung bertingkat yang musnah tersebut dihuni oleh sedikitnya enam keluarga pengungsi. Kerusakan parah pada fondasi akibat gempuran militer sebelumnya menjadi pemicu utama bangunan itu mendadak rata dengan tanah.

Rekaman visual mendokumentasikan aksi dramatis warga lokal yang bergotong royong menyingkirkan material semen demi menyelamatkan seorang anak perempuan. Isak tangis balita tersebut terdengar samar dari balik himpitan beton yang menimbun tubuhnya.

Sejumlah anak-anak dipastikan turut menjadi korban yang masih tertimbun di bawah tumpukan material beton. Petugas lapangan berupaya menembus celah-celah narrow untuk mencari tanda-tanda kehidupan dari para korban yang tersisa.

Juru bicara tim penyelamat mengonfirmasi situasi kritis di lokasi kejadian.

"Lima warga Palestina telah tewas dan puluhan lainnya masih dinyatakan hilang setelah sebuah bangunan tempat tinggal yang menampung keluarga pengungsi ambruk di barat Kota Gaza," kata Pertahanan Sipil Palestina, dikutip dari Al Jazeera.

Kondisi peralatan yang sangat terbatas menyulitkan proses pemindahan material berat di area pemukiman padat tersebut. Warga sekitar terpaksa menggunakan alat seadanya dan tangan kosong untuk membuka akses evakuasi.

Krisis tempat tinggal di Gaza City memaksa ribuan warga bertaruh nyawa di bawah naungan bangunan yang terancam runtuh sewaktu-waktu. Tidak adanya zona aman membuat masyarakat tak memiliki pilihan lain selain menempati bekas area pertempuran.

Insiden ini menambah deretan panjang korban jiwa di luar serangan langsung militer yang terus meluas. Kerusakan infrastruktur secara masif kini bertransformasi menjadi bahaya laten yang siap menelan korban kapan saja.

Peristiwa ini berakar dari rentetan serangan udara dan pemboman artileri militer Israel yang menghantam kawasan pemukiman Gaza City. Dampak benturan bertubi-tubi itu merusak struktur utama gedung hingga tidak sanggup lagi menahan beban.

Eskalasi konflik yang berkepanjangan telah menghancurkan sebagian besar fasilitas sipil dan pemukiman di wilayah pesisir tersebut. Warga yang kehilangan tempat tinggal akhirnya memanfaatkan sisa-sisa bangunan yang runtuh sebagai tempat beralur sementara.

Rentannya bangunan yang tersisa kini menjadi ancaman nyata bagi keselamatan ribuan pengungsi di tengah krisis kemanusiaan yang terus memburuk.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com