Suara.com - Maarten Paes, kiper keturunan Indonesia, dikabarkan menjadi incaran salah satu klub Serie A, Empoli, untuk mengarungi musim 2024/25.
Menurut laporan jurnalis Italia, Gianluca Di Marzio, Empoli telah mengerucutkan dua nama kiper sebagai pengganti Elia Caprile yang kembali ke Napoli.
Dua pemain tersebut adalah Maarten Paes dan Anthony Racioppi. Paes, yang memiliki kewarganegaraan ganda Indonesia dan Belanda, saat ini bermain untuk klub Major League Soccer (MLS) FC Dallas.
Paes masuk ke dalam bursa transfer musim panas ini usai tampil impresif bersama FC Dallas di MLS. Dilansir Transfermarkt, harga pasarnya kini ada di angka 1,5 juta euro atau Rp 26 miliar.
Kendati jadi incaran klub Serie A, ada beberapa alasan yang membuat FC Dallas tidak akan melepas Paes ke Empoli.
1. Kompetisi Masih Berjalan
Kompetisi liga-liga di Eropa memang mayoritas sedang memasuki libur musim panas, tapi MLS 2024 masih berjalan di musim reguler.
Dengan kondisi ini FC Dallas besar kemungkinan akan berat melepas Paes saat mereka masih berkompetisi. Terlebih, FC Dallas masih mendongkrak posisi di klasemen Wilayah Barat.
FC Dallas menduduki peringkat ke-11 dari 22 pertandingan di musim reguler MLS 2024. Mereka terpaut jarak cukup jauh dari posisi 7 untuk mengamankan tiket langsung play-off.
Baca Juga: Timnas Belanda Dicurigai Ingin Ambil Kembali Maarten Paes
2. Paes Pilihan Utama
Sejak didatangkan pada Juli 2022 dari FC Utrecht, Paes selalu menjadi pilihan utama di bawah mistar FC Dallas. Musim ini ia tampil 25 kali di semua kompetisi.
Kendati catatannya cukup menurun dibandingkan musim lalu, Paes nyatanya masih selalu dipercaya oleh pelatih FC Dallas.
3. Masih Terikat Kontrak
Saat didatangkan FC Dallas dua tahun lalu, Maarten Paes diganjar kontrak tiga musim yang membuatnya masih memiliki sisa kontrak hingga Desember 2025.
Selain itu, FC Dallas punya opsi menambah durasi kontrak dua tahun buat Paes sehingga kiper 26 tahun itu diprediksi bakal bertahan lama di sana.
FC Dallas juga berpotensi untuk menunggu tawaran lebih besar dari klub lain jika harus melepas Maarten Paes dari skuad mereka.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Timnas Belanda Dicurigai Ingin Ambil Kembali Maarten Paes
-
Beda Harga Pasar Maarten Paes dan Ernando Ari Bak Bumi dan Langit, Dua-duanya Kiper Timnas Indonesia
-
3 Alasan Maarten Paes Wajib Terima Tawaran Empoli, Bakal Jadi Kiper Inti
-
Harga Pasar Maarten Paes vs Gabungan 4 Kiper Empoli, Masih Unggul Jauh
-
Diincar Empoli, Maarten Paes Tambah Persaingan Pemain Indonesia di Serie A
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey