Suara.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, memastikan bahwa federasi dan jajaran pelatih Timnas Indonesia tetap menjalin komunikasi dengan bek keturunan, Elkan Baggott, yang sempat tak dipanggil Shin Tae-yong.
Yunus Nusi menegaskan, komunikasi antara kedua belah pihak tetap berjalan lancar. Saat ditanya soal komunikasi dengan Elkan Baggott, dia memastikan koordinasi tetap berjalan dengan baik sampai saat ini.
"Oh iya, tim kami juga tetap bangun komunikasi (dengan Elkan Baggott). Ada anak-anak sama head of timnas kita juga ada komunikasi," kata Yunus Nusi saat ditanya soal nasib Elkan Baggott di Timnas Indonesia.
Yunus Nusi berharap, semua pemain yang telah memiliki paspor Indonesia, termasuk Elkan Baggott, tetap bisa memperkuat skuad Merah Putih. Hal ini sekaligus mematahkan spekulasi yang berkembang belakangan ini.
“Ya siapa pun mereka, siapa pun pemainnya, yang sudah berpaspor Indonesia kami juga berharap bisa memperkuat Timnas Indonesia," ujar Yunus Nusi.
Sebelumnya, Elkan Baggott, dikabarkan tengah mengalami perselisihan dengan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Hal itu membuat nasib Baggott sebagai pemain Timnas Indonesia dihantui tanda tanya besar.
Isu mengenai perselisihan Elkan Baggott dengan Shin Tae-yong ini disebut sudah mulai mencuat sejak absennya pemain diaspora berposisi bek itu saat Timnas U-23 berjuang pada ajang Piala Asia U-23 2024.
Saat itu, absennya Elkan Baggott cukup masuk akal mengingat Piala Asia U-23 2024 beriringan dengan jadwal klub. Namun, dia kembali absen saat skuad Garuda Muda menghadapi Guinea pada play-off Olimpiade 2024.
Banyak yang menduga Elkan mengabaikan panggilan STY karena keinginannya sendiri. Sebetulnya, sebelum kualifikasi Olimpiade 2024 ini, STY sempat memberikan sinyal soal ketidakhadiran Elkan.
Baca Juga: Biodata Ferran Alinegara, Mungkinkah Bergabung Timnas Indonesia?
Padahal, ketika itu skuad Garuda tengah krisis bek tengah lantaran Rizky Ridho tak bisa dimainkan. Shin Tae-yong menyebut, media Indonesia bisa mencari tahu sendiri soal jadwal klub dan kelakuan Elkan.
Puncaknya, nama Elkan Baggott tak muncul ketika pelatih asal Korea Selatan itu mengumumkan 22 pemain yang dipanggil untuk menghadapi Irak dan Filipina pada lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Biodata Ferran Alinegara, Mungkinkah Bergabung Timnas Indonesia?
-
Timnas Putri Indonesia Ditaklukkan Hongkong, Ucapan Sekjen PSSI Terbukti?
-
Piala AFF U-19: Hanya Boleh Turunkan 23 Pemain, Indra Sjafri Bersiap Coret 5 Nama
-
Keluh Kesah Nathan Tjoe-A-On, Lelah Main di 3 Tim Berbeda dalam Semusim
-
Hasil Uji Coba Timnas Indonesia U-19 Jelang Piala AFF U-19 2024, Persiapan Tak Lancar
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
APBN Biayai Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Selama Dua Tahun
-
Menghidupkan Kembali Nilai Sampah Lewat Filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, Bagaimana Praktiknya?
-
Goldfinches, Buku Cantik tentang Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana
-
Dialami Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Pakar Farmakologi Ungkap Sebab Mulut Bisa Berbusa
-
Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok
-
Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega
-
Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?
-
Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan
-
Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan
-
Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI