Suara.com - Melihat sepak terjang Derby County di sepak bola Inggris seiring adanya rumor yang mengabarkan klub tersebut akan menjadi pelabuhan baru bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott.
Derby County menjadi salah satu klub yang dikabarkan tertarik menggunakan jasa Elkan Baggott pada musim 2024/2025 mendatang.
Dalam laporan yang ada, klub berjuluk The Rams itu tengah bersaing dengan Wycombe Wanderers untuk mendapatkan tanda tangan pemain berusia 21 tahun tersebut.
Jika melihat dua opsi tersebut, Derby County diyakini akan menjadi pilihan utama Elkan Baggott ketimbang Wycombe Wanderers andai meninggalkan Ipswich Town.
Pasalnya, Derby County saat ini bermain di kasta kedua Liga Inggris atau Divisi Championship ketimbang Wycombe Wanderers yang bermain di kasta ketiga atau League One.
Di samping itu, Derby County punya status mentereng, yakni salah satu klub bersejarah di Inggris yang punya rekam jejak apik terhadap pemain muda ketimbang Wycombe Wanderers.
Lantas, seberapa bagus rekam jejak Derby County di sepak bola Inggris dan rekam jejaknya dalam mengayomi para pemain muda?
Klub Bersejarah dengan Prestasi Mewah
Derby County merupakan salah satu klub tertua di Inggris yang lahir pada tahun 1884. Klub ini sendiri bermarkas di Pride Park Stadium yang terletak di wilayah Derby.
Baca Juga: Breaking News! Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik Lagi, Unggul Tipis dari Malaysia
Sejatinya Derby County bukanlah tim-tim penuh sejarah seperti layaknya tim-tim Inggris lainnya. Tapi, The Rams bisa dikatakan klub yang memiliki prestasi terbilang mewah.
Pada era 70 an, Derby County menuai sukses bersama pelatih legendaris Inggris, yakni Brian Clough, dengan menjuarai kasta teratas atau First Division pada musim 1971/72 dan 1974/75.
Bahkan, Derby County menjadi langganan Liga Champions (Piala Champions) tiga kali berturut-turut, dan berhasil menembus semifinal sebelum tumbang dari tangan Juventus pada musim 1972/73.
Selepas kepergian Brian Clough, Derby County mengalami penurunan prestasi dan harus rela bolak-balik dari kasta teratas ke kasta kedua dan bahkan kasta ketiga.
Di samping punya prestasi mewah, Derby County juga akrab dengan banyak pemain muda. Biasanya, klub ini menjadi sasaran klub-klub Premier League untuk meminjamkan pemainnya.
Salah satunya terjadi pada musim 2018/19 lalu, saat Chelsea mengirimkan dua pemain muda jebolan akademinya, yakni Mason Mount dan Fikayo Tomori.
Dua pemain tersebut datang dan langsung menjadi bagian penting Derby County hingga menembus final Playoff Championship 2018/19.
Usai menimba ilmu di Derby County, kedua pemain itu langsung menjadi pemain inti di Chelsea pada musim 2019/20, hingga kini Mason Mount bermain di Manchester United dan Fikayo Tomori bermain di AC Milan.
Di musim 2024/2025 ini, Derby County baru saja promosi ke Divisi Championship usai finis di peringkat kedua League One 2023/2024 kemarin.
Jika Elkan Baggott bergabung, ada kemungkinan bisa mengikuti jejak Mason Mount serta Fikayo Tomori yang bisa menembus tim utama usai tampil reguler bersama Derby County.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
-
Breaking News! Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik Lagi, Unggul Tipis dari Malaysia
-
Breakingnews! Shin Tae-yong Kembali ke Indonesia 12 Agustus 2024
-
Bung Binder Punya Bocoran Nama Pemain Keturunan yang Dinaturalisasi Jelang Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Siapa?
-
Shin Tae-yong Full Senyum, Temukan 3 Penerus Tenik Jitu Pratama Arhan di Timnas Indonesia
-
Panik Lihat Perkembangan Pesat Timnas Indonesia, Vietnam Terapkan Langkah Ini
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Tersingkir oleh Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Kirim Sinyal Perang Rebut Posisi Utama
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Banding Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Inter, Gaji Jens Petter Hauge di Bawah Rata-rata Gaji Pemain Liga 1
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions
-
Tak Seperti Oknum Suporter di Indonesia, Begini Cara Ekstrem Ultras Klub Italia Kalau Marah