Suara.com - Bagi bobotoh Persib jika ditanya siapa pemain yang dianggap legenda, mayoritas pasti akan menjawab Ajat Sudrajat. Ajat bagi bobotoh merupakan legenda yang banyak mengukir prestasi untuk sepak bola Bandung, khusnya Persib.
Ajat Sudrajat lahir di Bandung pada 5 Juli 1962, sejak kecil ia sudah jatuh hati pada sepak bola. Di usia 15 tahun, Ajat mengawali karier sepak bola di klub Propelat Bandung.
Propelat merupakan salah satu klub internal Persib, sejumlah pemain Maung Bandung lainnya seperti Cucu Hidayat merupakan jebolan klub tersebut.
Bersama Propelat, Ajat sempat dinobatkan sebagai pemain terbaik di sejumlah turnamen sepak bola di Jawa Barat. Dari turnamen bersama Propelat ini, nama Ajat mulai jadi pembicaraan publik sepak bola Bandung.
Gayung bersambut bagi karier Ajat Sudrajat. Persib di era 70-an dilatih oleh pelatih asal Polandia, Marek Janota. Kala itu, Janota ingin membangun tim Persib yang dihuni pemain muda, nama Ajat jadi salah satu incarannya.
Ajat pun akhirnya bisa menembus tim Persib Bandung. Kala itu Persib dihuni oleh sejumlah talenta terbaik hingga disebut sebagai generasi emas Maung Bandung.
Selain Ajat, kala itu Persib diperkuat oleh Robby Darwis, Ade Mulyono, Sukowiyono, Adeng Hudaya, Jafar Sidik hingga Dede Iskandar.
Ajat berhasil menembus ke skuat utama Persib pada kompetisi Divisi Utama musim 1983/1984. Persib di musim itu tergabung di wilayah Barat bersama tim kuat seperti Persija, PSMS serta Persiraja.
21 September 1983, Persib melakoni match pertama melawan rival abadi, PSMS Medan. Untuk informasi, laga Persib vs PSMS merupakan the real El Classico Indonesia.
Baca Juga: Tugas Negara Memanggil! Robi Darwis Tinggalkan Persib di Tengah Piala Presiden
Sayang di laga itu, Ajat Sudrajat belum tunjukkan kemampuan terbaiknya. Ia tak bisa menolong Persib dari kekalahan atas PSMS lewat gol tunggal Sunardi di menit ke-12.
Perjalanan Persib di musim itu terbilang cukup terjal. Ajat pun belum memberikan kontribusi maksimal. Kalah di laga perdana, Ajat Sudrajat Cs ditahan imbang 2-2 oleh Persiraja di laga kedua.
Hasil imbang kembali didapat Maung Bandung pada laga ketiga saat melawan Persija. Baru pada laga keempat, Persib meraih kemenangan.
Melawan PSP Padang di Stadion Imam Bonjol pada 28 September 1983, Persib meraih kemenangan 2-1. Ajat Sudrajat pecah telor dengan mencetak gol di menit ke-90. Satu gol Persib lainnya dicetak oleh Wolter Sulu.
Baru di putaran kedua, Ajat Sudrajat Cs mulai tunjukkan kegarangan mereka. Dari bantai Persiraja 4-0, hancurkan PSP Padang 5-0, hingga pecundangi PSMS Medan 3-1. Ajat di putaran kedua langsung torehkan 4 gol.
Ajat Sudrajat kala itu terus membawa Persib hingga bisa melangkah ke partai final Divisi Utama 1983/1984. Sayang di final yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno pada 10 November 1983, Persib kalah adu penalti dari PSMS Medan.
Berita Terkait
-
Tugas Negara Memanggil! Robi Darwis Tinggalkan Persib di Tengah Piala Presiden
-
Singkirkan Persib, Borneo FC Resmi Lolos ke Semifinal Piala Presiden 2024
-
Curahan Hati Dimas Drajad Pasca Jalani Debut Pahit Bersama Persib
-
Skuat Borneo FC Ogah Naik Baracuda, Diego Michiels Soroti Sikap Bobotoh
-
Winger Persija Riko Simanjuntak Tiba-tiba Ramai Dibahas Media Asing, Kenapa?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
John Herdman: Persija Jakarta Luar Biasa
-
Media Belanda: Transfer Maarten Paes ke Ajax Kental Campur Tangan Ordal PSSI
-
Mauricio Souza: Saya Suka Inisiatif John Herdman
-
Marc-Andre ter Stegen Hengkang ke Girona, Siapa Kapten Baru Barcelona?
-
Pengakuan Juwensley Onstein: Saya Diasuh Keluarga Angkat
-
Arbeloa Targetkan Poin Penuh di Lisabon Demi Hindari Drama Playoff Liga Champions Musim Ini
-
Misi Kemanusiaan Viking Persib Club: Ubah Jersey Marc Klok Jadi Ribuan Porsi Makanan di Cisarua
-
Kapten Timnas Futsal Indonesia Belum Puas Meski Sudah Bantai Korsel, Kenapa?
-
Bukan Transfer Dadakan, Terungkap Ajax Ternyata Sudah Pantau Maarten Paes Sejak Dua Tahun Lalu
-
Dihujat Pulang ke Liga Indonesia, Shayne Pattynama: Jangan Rendahkan Sepak Bola Sendiri