Jari Tengah Ajat Sudrajat
Sejak kompetisi Divisi Utama 1983/1984, nama Ajat Sudrajat melambung di sepak bola Indonesia. Di luar kehebatannya mengolah si kulit bundar, ada satu tinta hitam di karier Ajat.
Tinta hitam itu ialah kala Ajat berikan jari tengah saat pertandingan di Piala Utama 1990 -- setara dengan Piala Presiden saat ini. Kala itu Persib hadapi Arema di Stadion Siliwangi.
Tensi laga sudah panas sejak menit awal pertandingan. Bagi penggawa Arema, mereka harus bisa meraih kemenangan dan mempermalukan Persib di depan bobotoh.
Salah satu penggawa Arema kala itu, Singgih Pitono mengatakan Arema memiliki catatan buruk saat hadapi Persib. Di dua laga sebelumnya kata Pitono, Singo Edan dipecundangi oleh Maung Bandung.
"Kesempatan kali ini akan saya gunakan sebaik mungkin untuk membalas dendam,” kata Pitono seperti dikutip.
Laga berjalan keras sejak menit awal pertandingan, seperti insiden pemain Arema Lulut Kistono yang menghajar Djadjang Nurdjaman.
Insiden di menit ke-6 ini langsung membuat pemain kedua tim terlibat aksi saling dorong. Meski ditekan dengan gaya keras pemain Arema, Ajat Sudrajat tampil sebagai pembeda.
Ajat mencetak gol dengan cara berkelas ke gawang Arema. Gol Persib yang dicetak oleh Ajat Sudrajat itu berawal dari free kick Djadjang Nurdjaman.
Baca Juga: Tugas Negara Memanggil! Robi Darwis Tinggalkan Persib di Tengah Piala Presiden
Dikawal tiga pemain Arema, Ajat Sudrajat dengan cara cerdas mampu mengkonversi sepakan Djanur jadi gol. Sontekan dari Ajat merobek gawang Arema yang dijaga oleh Sukriyan.
Gol ini bagi Ajat bak luapan emosi dirinya melihat cara pemain Arema keras menjurus ke kasar itu. Saat selebrasi, Ajat ancungan jari tengah ke pemain Arema. Acungan jari tengah Ajat pun jadi kontroversial sampai saat ini.
Sepanjang kariernya sebagai pemain, Ajat Sudrajat dianggap pemain yang flamboyan. Ia sempat mengatakan bahwa dirinya adalah Persib dan Persib adalah Ajat Sudrajat.
Salah satu dedengkot bobotoh, Eko Maung dalam artikel di Pikiran Rakyat menyebut bahwa ungkapan itu ia dengar langsung dari mulut Ajat Sudrajat.
Menurut Eko dan panglima Viking (Alm) Ayi Beutik, Ajat mempunyai hak penuh untuk bersikap seperti itu.
Menurut Eko, Ajat memiliki hak untuk sesumbar mengenai kehebatannya. Bagi Eko, hal itu wajar karena apa yang dikatakan Ajat merupakan fakta sejarah.
Berita Terkait
-
Tugas Negara Memanggil! Robi Darwis Tinggalkan Persib di Tengah Piala Presiden
-
Singkirkan Persib, Borneo FC Resmi Lolos ke Semifinal Piala Presiden 2024
-
Curahan Hati Dimas Drajad Pasca Jalani Debut Pahit Bersama Persib
-
Skuat Borneo FC Ogah Naik Baracuda, Diego Michiels Soroti Sikap Bobotoh
-
Winger Persija Riko Simanjuntak Tiba-tiba Ramai Dibahas Media Asing, Kenapa?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
John Herdman: Persija Jakarta Luar Biasa
-
Media Belanda: Transfer Maarten Paes ke Ajax Kental Campur Tangan Ordal PSSI
-
Mauricio Souza: Saya Suka Inisiatif John Herdman
-
Marc-Andre ter Stegen Hengkang ke Girona, Siapa Kapten Baru Barcelona?
-
Pengakuan Juwensley Onstein: Saya Diasuh Keluarga Angkat
-
Arbeloa Targetkan Poin Penuh di Lisabon Demi Hindari Drama Playoff Liga Champions Musim Ini
-
Misi Kemanusiaan Viking Persib Club: Ubah Jersey Marc Klok Jadi Ribuan Porsi Makanan di Cisarua
-
Kapten Timnas Futsal Indonesia Belum Puas Meski Sudah Bantai Korsel, Kenapa?
-
Bukan Transfer Dadakan, Terungkap Ajax Ternyata Sudah Pantau Maarten Paes Sejak Dua Tahun Lalu
-
Dihujat Pulang ke Liga Indonesia, Shayne Pattynama: Jangan Rendahkan Sepak Bola Sendiri