Suara.com - Siapa Reno Munz? Pemain Liga Jerman Kelahiran Jakarta
Mengenal lebih jauh sosok Reno Munz, pemain Liga Jerman yang diketahui punya ikatan dengan Indonesia karena lahir di Jakarta.
Nama Reno Munz sempat menjadi perbincangan publik Tanah Air karena asal-usulnya yang dekat dengan Indonesia karena lahir di Jakarta.
Meski lahir di ibu kota, diketahui ayah dan ibu Reno Munz ternyata merupakan warga negara Jerman dan tak memiliki darah Indonesia.
Karenanya, banyak yang mengulik kemungkinan pemain berusia 18 tahun itu membela Timnas Indonesia di kemudian hari.
Sebagian netizen berpendapat bahwa Reno Munz bisa saja dinaturalisasi karena ia lahir di Jakarta, sama seperti Elkan Baggott yang lahir di Bangkok dan didekati Thailand.
Sebagian lainnya menilai sulit bagi PSSI menaturalisasi Reno Munz karena dirinya hanya ‘numpang’ lahir di Jakarta dan tak punya ikatan dengan Indonesia.
Jika mengacu pada statuta FIFA pasal 7 mengenai kewarganegaraan baru, Reno Munz sejatinya bisa saja dinaturalisasi karena dirinya lahir di Indonesia.
Terlepas dari perdebatan itu, menarik untuk mengupas sepak terjang Reno Munz. Seperti apa perjalanan kariernya di usia yang masih belia ini?
Penggawa Timnas Jerman
Reno Munz merupakan pemain berposisi tengah yang lahir pada 2 Oktober 2005 di Jakarta. Hanya saja, saat ini dirinya berkewarganegaraan Jerman.
Karier sepak bolanya pun bermula di negara asal orang tuanya itu. Ia mengawali karier di SC Fortuna Koln pada 2012 hingga 2022 lalu.
Usai menimba ilmu di klub tersebut selama satu dekade lamanya, Reno Munz kemudian bergabung salah satu klub top di Jerman, yakni Bayer Leverkusen.
Di klub tersebut, Reno Munz bermain untuk tim U-19 selama dua tahun lamanya dengan mengemas 38 penampilan dan torehan dua gol di berbagai kompetisi pemain muda.
Kiprahnya di kompetisi muda itu kemudian membawanya menembus Timnas Jerman U-19. Ia melakoni debutnya bagi Der Panzer muda pada 2023 lalu.
Berita Terkait
-
Bak Langit dan Bumi Harga Pasaran Iqbal Gwijangge dan Kadek Arel, Padahal Kualitas Setara Pahlawan Timnas Indonesia U-19
-
Sosok Orang Tua Jens Raven, Sang Ayah bukan Orang Sembarangan
-
Siapa Jhonattan Limbu Penyerang Berpaspor Indonesia yang Main di Liga Hong Kong?
-
Striker Keturunan Bandung-Belanda Menggila di FC Volendam, Minta Banget Fardy Bachdim Bantu Main ke Timnas Indonesia
-
2 Faktor Penentu Kemenangan Telak Timnas Indonesia U-19 atas Timor Leste
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer
-
Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme
-
Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI